Pengaruh FOMO Dalam Memicu Perilaku Konsumtif Yang Dimediasi Gaya Hedonis: Studi Tren Fashion Skena dan Starboy

Authors

  • Ganjar Laksana Mahardhika Telkom University
  • Sherly Artadita Telkom University

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku konsumtif yang dimediasi oleh
gaya hedonis pada tren fashion Skena dan Starboy di kalangan Generasi Z. Fenomena FOMO yang kian marak
di media sosial seperti TikTok mendorong konsumen muda mengikuti tren fashion secara impulsif tanpa
mempertimbangkan kebutuhan. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara FOMO, gaya hedonis, dan
perilaku konsumtif pada dua tren tersebut, Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui
kuesioner online dari 200 responden. Analisis dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM)
menggunakan Partial Least Squares (PLS). Hasil menunjukkan FOMO berpengaruh positif signifikan terhadap
gaya hedonis dan perilaku konsumtif pada kedua tren, namun mediasi gaya hedonis hanya signifikan pada tren
Starboy. Perilaku konsumtif pada tren Skena lebih dipengaruhi langsung oleh FOMO. Kesimpulannya, FOMO
menjadi faktor utama dalam memicu konsumsi berlebihan pada Generasi Z, dengan gaya hedonis sebagai
mediator penting pada tren Starboy. Penelitian ini bermanfaat bagi pelaku industri fashion karena membantu
mereka membuat strategi pemasaran yang sesuai dengan demografi konsumen digital saat ini.
Kata Kunci- FOMO, perilaku konsumtif, gaya hedonis, tren fashion, Generasi Z

References

Abdullah, D., Kurnadi, E., & Apriyani, N. (2022). Pengaruh literasi keuangan dan pengendalian diri terhadap

perilaku konsumtif pada mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka. Jurnal

Akuntansi Kompetif, 5(1), 41–49.

Aisafitri, L., & Yusriyah, K. (2021). Kecanduan media sosial (FOMO) pada generasi milenial. Jurnal Audience:

Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(01), 86–106.

Aresti, N. G., Lukmantoro, T., & Ulfa, N. S. (2023). Pengaruh Tingkat Fear of Missing Out (FoMO) dan Tingkat

Pengawasan Orang Tua terhadap Tingkat Kecanduan Penggunaan TikTok pada Remaja. Interaksi Online,

(3), 272–284

Bläse, R., Filser, M., Kraus, S., Puumalainen, K., & Moog, P. (2024). Non‐sustainable buying behavior: How the

fear of missing out drives purchase intentions in the fast fashion industry. Business Strategy and the

Environment.

Humaeroh, F., & Dewi, A. M. (2021). Globalisasi dan dampaknya terhadap gaya hidup modern. Jurnal Sosial

Ekonomi, 3(2), 77-89.

Ramadani, R. R., & Fitriah, M. (2024). Perilaku Fashion pada Mahasiswa. Karimah Tauhid, 3(1), 782–790.

Tuncer, I. (2021). The relationship between IT affordance, flow experience, trust, and social commerce

intention: An exploration using the S-O-R paradigm. Technology in Society, 65, 101567.

Usman, Y. F. (2024). GAYA PERPAKAIAN “SKENA” DALAM TIKTOK DAN PENIRUAN OLEH

GENERASI Z.

Universitas Nasional.

Soemarsono, A. A. W., Vernanda, H., Roselawati, L., & Safitri, A. C. (2024). Budaya Konsumerisme Pekerja

Kafe di Wilayah Jember Kota. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(2), 347–361.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alphabet.

Syandana, D. A., & Dhania, D. R. (2024). Hubungan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan Gaya Hidup

Hedonis dengan Impulsive Buying pada Mahasiswa Pengguna E-commerce. Jurnal Ilmiah Manajemen,

Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 8(3), 691–705.

Tabayun, F. H. (2021). Pengaruh status sosial ekonomi orang tua, literasi keuangan, teman sebaya dan

pengendalian diri terhadap perilaku konsumtif pembelian fashion pada mahasiswa pendidikan ekonomi.

Jurnal Ekonomi Pendidikan, 8(2), 112-1

Published

2025-09-18

Issue

Section

Prodi S1 Administrasi Bisnis