Analisis Indeks Kematangan Digital Pt. Xyz
Abstract
Industri pengolahan makanan merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia karena
kontribusinya yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan kemampuannya dalam menciptakan
lapangan kerja. Di era transformasi digital yang berlangsung cepat, perusahaan di sektor ini dituntut untuk mengadopsi
teknologi digital guna meningkatkan efisiensi operasional, kualitas produk, serta daya saing di tingkat nasional
maupun global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan digital PT XYZ dan merumuskan
strategi yang relevan untuk meningkatkan posisi digital perusahaan berdasarkan kondisi aktual.
Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kematangan digital,
termasuk ketersediaan infrastruktur teknologi, kualitas sumber daya manusia, budaya organisasi, serta komitmen
manajemen terhadap transformasi digital. Studi ini menggunakan pendekatan Digital Maturity Position Framework
yang dikembangkan oleh Md. Shahiduzzaman (2017), dengan menilai enam aspek utama: strategi digital, teknologi
dan infrastruktur, proses operasional, penggunaan data dan analitik, sumber daya manusia, serta pengalaman
pelanggan. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi internal
perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ memiliki tingkat kematangan digital yang tinggi, dengan skor Digital
Capability sebesar 112,89 dan Digital Impact sebesar 112,36. Pencapaian ini menempatkan perusahaan dalam kuadran
“Transformative”, yang menunjukkan bahwa perusahaan telah menjadikan digitalisasi sebagai penggerak utama
inovasi dan diferensiasi kompetitif. Namun demikian, masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam
meningkatkan pengalaman pelanggan dan pemerataan dampak digital di seluruh fungsi bisnis
Kata Kunci : Indeks Kematangan Digital, Transformasi Digital, Efisiensi Operasional, Strategi Bisnis
References
Annarelli, A., Battistella, C., Nonino, F., Parida, V., & Pessot, E. (2021). Literature review on digitalization
capabilities: Co-citation analysis of antecedents, conceptualization and consequences. Technological
Forecasting and Social Change, 166, 120635.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (1st ed.). Alfabeta.
APJII. (2022). Laporan Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia.
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Industri Pengolahan Makanan.
Budagov, A. S., & Sukhova, N. A. (2020). Problems of effective business digital transformation management.
European Proceedings of Social and Behavioural Sciences.
Chaffey, D. (2021). Digital Business and E-Commerce Management. Pearson.
Chakalova, O. V. (2019). The Development of Russian Retail Leaders under Economy Digitalization Conditions.
Lobachevsky State University of Nizhni Novgorod, 408- 412
Chae, B. (2019). The role of digital technologies in supply chain management: A review. International Journal of
Production Economics, 210, 1–12.
Kane, G. C., Palmer, D., Phillips, A. N., & Kiron, D. (2015). Strategy, not technology, drives digital transformation.
MIT Sloan Management Review, 14(1), 1–25.
McKinsey & Company. (2020). The state of digital transformation in food and beverage. McKinsey & Company.
Porter, M. E., & Heppelmann, J. E. (2014). How smart, connected products are transforming competition. Harvard
Business Review, 92(11), 64–88.
Statista. (2021). Organic food market in the U.S. - statistics & facts. Statista.
Westerman, G., Bonnet, D., & McAfee, A. (2014). Leading digital: Turning technology into business transformation.
Harvard Business Review Press.
Kurniawan, A., & Sari, D. (2021). Analisis kematangan digital pada perusahaan pengolahan makanan. Jurnal
Teknologi dan Manajemen.
Nugroho, R., & Sari, P. (2022). Dampak bisnis digital terhadap penjualan di sektor pengolahan makanan. Jurnal
Ekonomi dan Bisnis.
Paulk, M., et al. (2019). The Capability Maturity Model: Guidelines for Improving the Software Process. AddisonWesley.
Putra, I., et al. (2023). Transformasi digital dalam industri pengolahan makanan: Studi kasus dan implikasinya. Jurnal
Manajemen dan Teknologi.
Rahman, F., et al. (2021). Efisiensi operasional melalui teknologi digital dalam industri pengolahan makanan. Jurnal
Industri dan Teknologi.
Westerman, G., et al. (2020). Leading Digital: Turning Technology into Business Transformation. Harvard Business
Review Press.
Pahl, J., et al. (2019). Digital maturity in manufacturing: A case study. Journal of Manufacturing Systems.
Westerman, G., et al. (2014). Leading Digital: Turning Technology into Business Transformation. Harvard Business
Review Press.
Kane, G. C., et al. (2015). Strategy, not technology, drives digital transformation. MIT Sloan Management Review.
McKinsey & Company. (2020). The future of work: How digital transformation is reshaping the workforce.
Pradipta, F., et al. (2020). Analisa model tingkat kematangan digital di bisnis perusahaan keluarga.
Purbaya, N. C., & Noviaristanti, S. (2024). Digital transformation formulation AT PT. Rohto laboratories Indonesia.
International Journal of Engineering Business and Social Science, 2(04), 1152-1163.
Suprayogi, Y., Luckyardi, S., Kurnia, D., & Khairusy, M. A. (2024). Linguistic Technopreneurship in Business
Success Digitalization for Small Medium Enterprises in West Java: Implication for Language Education.
International Journal of Language Education, 8(2). https://doi.org/10.26858/ijole.v8i2.64117
Rahmatulloh, I., Noviaristanti, S., & Awaluddin, M. (2024). Industry 4.0 Readiness and Roadmap in Food Industry:
Insights from Indonesian Manufacturing Enterprises Using Explanatory Sequential Mixed-Method Design.
Eduvest - Journal of Universal Studies, 4(2), 396–419. https://doi.org/10.59188/eduvest.v4i2.1023
Shahiduzzaman, M. D., Kowalkiewicz, M., Barrett, R., & McNaughton, M. (2017). Digital business: Towards a value
centric maturity model. Part A. Queensland: PWC Chair in Digital Economy/Queensland University of
Technology.



