Analisis Resepsi Gen Z Yang Menjadi Penonton Konten Vlog Di Kanal Youtube Fadil Jaidi Terhadap Citra Keluarga Harmonis

Authors

  • Keyka Seskiadrina Dewi Telkom University
  • Ratih Hasanah Sudrajat Telkom University

Abstract

Dapat dengan mudah saat ini ditemukan selebritas atau tokoh ternama indonesia yang mempublikasikan kehidupan
keluarganya baik melalui sisi positif maupun negatif. Diantaranya selebritas yang melakukan publikasi kehidupan
keluarganya namun dari sisi positif yakni Fadil Jaidi. Melalui kanal youtube @fadiljaidi yang memiliki 6.2 juta
pelanggan terdapat satu episode yang bertajuk “Lamaran!?” memiliki intensitas tertinggi dalam menampilkan interaksi
keluarganya secara lengkap. Stuart Hall menyatakan bahwa khalayal memiliki peran aktif dalam memproduksi makna
melalui teori resepsi dengan model Encoding-Decoding. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui posisi khalayak,
kemudian menganalisa faktor pembentuk resepsi apa yang dimiliki oleh khalayak generasi z yang menjadi penonton
konten vlog di Kanal Youtube fadil jaidi terhadap konsep citra keluarga harmonis. Metode yang digunakan adalah
kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan wawancara mendalam kepada 11 informan kunci.
Proses analisis data mencakup penerapan model Encoding-Decoding dari Stuart Hall untuk mengidentifikasi jenis
pemaknaan yang dilakukan oleh audiens, apakah bersifat oposisi, dominan, atau negosiasi. Selain itu, analisis ini juga
mempertimbangkan faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya makna, seperti kerangka pengetahuan, hubungan
produksi, dan infrastruktur teknis. Hasil dari penelitian ini pun menemukan menjelaskan bagaimana subjek penelitian
dapat berada pada posisi pemaknaan tersebut dan bagaiman faktor-faktor terkait mempengaruhinya.
Kata Kunci : Keluarga Harmonis, Analisis Resepsi, Generasi Z, Konten Vlog

References

Briandana, R., Dwityas, N. A., & Mayde, P. C. (2023). Audience reception of acculturation in parenting style on

Indonesian-Korean YouTube channel. International Journal of Communication and Society, 5(2), 1–12.

https://doi.org/10.31763/ijcs.v5i2.991

Dwi, A. (2023, August 26). Encoding, Decoding Dalam Komunikasi dan Perbedaanya. Fakultas Ilmu Sosial Dan

Politik Universitas Medan Sumatra Utara.

Ghassani, A., & Nugroho, C. (2019). PEMAKNAAN RASISME DALAM FILM (ANALISIS RESEPSI FILM GET

OUT). Jurnal Manajemen Maranatha, 18, 127–134.

https://journal.maranatha.edu/index.php/jmm/article/view/1619/1260

GMI Research Team. (2024). YOUTUBE STATISTICS 2024 (DEMOGRAPHICS, USERS BY COUNTRY & MORE ).

https://www.globalmediainsight.com/blog/youtube-usersstatistics/#YouTube_Users_Statistics_2024_Infographicsn

Gunarsa, S. D. (2001). Psikologi praktis: anak, remaja, dan keluarga. BPK Gunung Mulia.

Hall, R., & Pilgirm, C. (2023). Family vlogs can entertain, empower and exploit. https://theconversation.com/familyvlogs-can-entertain-empower-and-exploit-211093

Hall, S., Hobson, D., Lowe, A., & Willis, P. (1972). Culture, Media, Language.

Haryono, G. C. (2020). Ragam Metode Penelitian Kualitatif Komunikasi. CV Jejak, Anggota IKAPI.

Kemp, S. (2024). Digital 2024: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2024-indonesia

Mäkipää, T. (2024). Upper secondary students’ perceptions of feedback literacy in second language learning in

Finland – A qualitative case study. Teaching and Teacher Education, 143, 104554. Prasetyo, R. A., Dhahuri, R. Al, Firdaus, R., Hersty, C., Billal, M., Hadi, N., Rahman, R., Dhahuri, A. L., & Firdaus,

M. R. (2023). Representasi Rakyat Kecil dan Penguasa: Analisis Encoding-Decoding dalam Video Game

Little Nightmares 2. In Seminar Nasional Desain dan Media.

Prismanata, Y., & Tinjung Sari, D. (2022). Formulasi Media Pembelajaran untuk Peserta Didik Generasi Z dan

Generasi Alfa pada Era Society 5.0. PISCES Proceeding of Integrative Science Education Seminar, 2, 44–

http://ejournal.iainponorogo.ac.id/index.php/jtii

Pujarama, W., & Yustisia, R. I. (2020). Aplikasi Metode Analisis Resepsi untuk Penelitian Gender dan Media: untuk

Peneliti Pemula dan Mahasiswa S-1. Universitas Brawijaya Press.

Puspitaningrum, D. (2023). CRAZY RICH DI MEDIA SOSIAL DITINJAU DARI TEORI ENCODINGDECODING. Jurnal Inovasi Penelitian, 4, 487.

Rodrigo-Ginés, F. J., Carrillo-de-Albornoz, J., & Plaza, L. (2024). A systematic review on media bias detection: What

is media bias, how it is expressed, and how to detect it. In Expert Systems with Applications (Vol. 237).

Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.eswa.2023.121641

Setiono, K. (2011). Psikologi Keluarga. Penerbit Alumni.

Sobur, A. (2004). Semiotika Komunikasi. Remaja Rosdakarya.

Soemirat, S., & Ardianto, E. (2012). Dasar Dasar Hubungan Masyarakat. Remaja Rosdakarya.

Sokowati, M. E., & Rochimah, T. H. N. (2023). Memahami Khalayak Media Dalam Beragam Perspektif. Kepustakaan

Populer Gramedia.

Sunata, I. (2023). Kajian tentang Komunikasi dan Budaya. Journal of Da’wah, 2, 100–131.

https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/dakwah/article/view/2597

Team dokumentasi JSP. (2022, September). Apa Itu Vlog? Pengertian dan Jenis Vlog. Jakarta School of Photography.

https://jsp.co.id/apa-itu-vlog-pengertian-dan-jenis-vlog/

Wahidar, T. I., & Reswari, S. A. (2021). Analisis Resepsi Toxic Relationship dalam Film Pendek All Too Well Karya

Taylor Swift. MEDIUM : Jurnal Ilmiah Fakultas Komunikasi Universitas Islam Riau, 9(2), 332–346.

Widiastuti, T., & Syafiyah, F. N. (2023). ANALISIS RESEPSI PADA PEMAKNAAN KELUARGA IDEAL

DALAM FILM LAYANGAN PUTUS THE SERIES. In Jurnal Media Kom: Vol. XIII (Issue 2).

XL Axiata. (2024). Apa Itu Media Sosial? Tujuan, Fungsi, Dan Jenis-Jenis Media Sosial. XL Axiata.

https://www.xl.co.id/blog/apa-itu-media-sosial-tujuan-fungsi-dan-jenis-jenis-media-sosial

Published

2025-12-19

Issue

Section

Prodi S1 Ilmu Komunikasi