Komunikasi Guru Di Slb-C Sumber Sari Dalam Menggunakan Media Pembelajaran Pada Anak Berkebutuhan Khusus
Abstract
SLB-C merupakan sekolah luar biasa yang diperuntukan bagi peserta didik yang dikategorikan sebagai tunagrahita atau
memiliki hambatan intelektual. Namun pada kenyataannya, SLB-C Sumber Sari Kota Bandung tidak hanya
mengakomodasi peserta didik dengan kategori tunagrahita tetapi juga autis, down syndrome, ADHD, ADD, dan tunaganda.
Selain itu tenaga pengajar di SLB-C Sumber Sari terbilang terbatas, dimana satu guru perlu menangani kondisi siswa yang
berbeda dalam satu kelas yang sama. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi
melalui penerapan media pembelajaran yang diterapkan guru pada anak berkebutuhan khusus di SLB-C Sumber Sari pada
jenjang SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan observasi dan
wawancara sebagai metode pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan selama kurang lebih satu bulan dan dilakukan
kepada empat informan penelitian. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa bentuk media pembelajaran yang
diterapkan oleh guru pada anak berkebutuhan khusus di SLB-C Sumber Sari sangat beragam, diantaranya adalah media
grafis, media audio, media proyeksi diam dan media permainan-simulasi. penggunaan media pembelajaran dalam
komunikasi yang dilakukan oleh empat guru jenjang SMA pada siswa/i berkebutuhan khusus di SLB-C Sumber Sari
termasuk dalam representasi dari empat klasifikasi media pembelajaran menurut Jalinus & Ambiyar.
Kata Kunci: Komunikasi, Media Pembelajaran, Guru SLB
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., & Chotimah, O. (2022). METODE PENELITIAN KUALITATIF STUDI
PUSTAKA. 6(1), 974–980.
Afifah, N., & Soendari, T. (2017). Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Anak Tunagrahita Sedang melalui
Media Gambar di SLB B-C YPLAB Kota Bandung. JASSI_anakku, 18, 47–54.
https://doi.org/https://doi.org/10.17509/jassi.v17i1.7657
Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer
Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer. 3(1), 1–9.
Barseli, M., Sembiring, K., Ifdil, & Fitria, L. (2018). The concept of student interpersonal communication. Jurnal
Penelitian Pendidikan Indonesia, 4(2), 129–134. https://doi.org/https://doi.org/10.29210/02018259
Cast, A. D. (2004). Role-Taking and Interaction *. 67(3), 296–309.
Dyatmika, T. (2021). Ilmu Komunikasi (S. Bakhri (ed.); 1st ed.). Zahir Publishing.
Eganov, A., Cherepov, E., Romanova, L., & Bykov, V. (2020). Interpersonal communication of students and mental
health data. Journal of Physical Education and Sport, 20(4), 2405–2408. https://doi.org/10.7752/jpes.2020.s4328
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N.,
Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waras, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif.
In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Y. Novita (Ed.), Rake Sarasin (1st ed., Issue Maret). PT Global EksekutifTeknologi. https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en
Hendra, T., & Siti Saputri. (2020). Korelasi Antara Komunikasi dan Pendidikan. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin,
Adab Dan Dakwah, 2(1), 51–63. https://doi.org/10.32939/ishlah.v2i1.21
Ilahi, R. (2021). Disabilitas Bukanlah Penghambat Belajar Pendidikan Jasmani “Tunagrahita.” GUEPEDIA.
Mulyana, D. (2017). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar (Muchlis (ed.)). ROSDA.
Purwaningsih, I., Oktariani, Hernawati, L., Wardarita, R., & Indah Utami, P. (2022). PENDIDIKAN SEBAGAI
SUATU SISTEM. Jurnal Visionary, 10, 21–26.
Quist-Adade, C. (2019). SYMBOLIC INTERACTIONISM THE BASICS.
Rahman, K. M., & Purnomo, A. M. (2020). Penggunaan Simbol Pada Proses Interaksi Simbolik Siswa Use of Symbols
in Symbolic Interaction Processes of Intellectual Disabilities Student and Teacher in Special. Jurnal
Komunikatio, 6, 77–92.
Yin, R. K. (2012). STUDI KASUS Desain & Metode (11th ed., Vol. 11). PT RAJAGRAFINDO PERSADA



