KONSTRUKSI REALITAS SOSIAL TENTANG PRAKTIK BERPOLITIK DI PERGURUAN TINGGI (Studi Pada Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Telkom)
Abstract
Penelitian ini menganalisis konstruksi realitas sosial praktik berpolitik di perguruan tinggi, berfokus pada Badan
Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KEMA) Universitas Telkom. Praktik berpolitik di perguruan tinggi
sering dipandang sebagai realitas yang terbentuk secara organik. Namun, realitas ini dikonstruksi secara sosial dan
difasilitasi dalam organisasi mahasiswa, khususnya BEM KEMA Universitas Telkom. Penelitian ini bertujuan untuk
memahami bagaimana praktik politik mahasiswa dibentuk dan dilembagakan. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif diterapkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, pendukung dan ahli. Mengintegrasikan
teori konstruksi realitas sosial Berger dan Luckmann (eksternalisasi, objektivasi, internalisasi) dengan konsep
scaffolding Vygotsky. Hasil menunjukkan realitas politik BEM KEMA adalah dialektika dinamis yang dimediasi oleh
konsep scaffolding. Eksternalisasi terwujud dalam model "Keluarga Mahasiswa". Objektivasi melembagakan praktik
ini sebagai norma kampus, menjadikan BEM KEMA pembentuk kesadaran politik. Ketiadaan BEM KEMA secara
dramatis mengobjektivasi degradasi politik, menegaskan peran scaffolding institusional. Internalisasi terjadi saat
mahasiswa menyerap realitas politik objektif, mengadopsi orientasi politik dan soft skill yang difasilitasi scaffolding adaptif, bahkan memungkinkan pemahaman kritis terhadap praktik problematis. Disimpulkan bahwa scaffolding
adalah mekanisme fundamental dalam pembentukan realitas sosial praktik berpolitik mahasiswa. Penelitian
merekomendasikan restrukturasi dan revitalisasi BEM KEMA, rekrutmen meritokratis, pendidikan politik
transformasional, dan peran proaktif universitas.
Kata Kunci : Konstruksi Realitas Sosial, Praktik Berpolitik, Scaffolding, Perguruan Tinggi.
References
Catur Pamungkas, Y., Moh Moefad, A., & Purnomo, R. (2024). Konstruksi Realitas Sosial di Indonesia dalam Peran Media
dan Identitas Budaya di Era Globalisasi. Jayapangus Press Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(4), 28–36.
https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/metta
Dewi, C. I. D. L. (2021). Aspek Hukum Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi. Jurnal Yustitia, 15(1), 26–34.
file:///D:/Downloads/698-Article%20Text-2751-1-10-20210826.pdf
Dharma, F. A. (2018). Konstruksi Realitas Sosial:Pemikiran Peter L. Berger Tentang Kenyataan Sosial. Kanal : Jurnal Ilmu
Komunikasi, 7(1), 1–9. https://kanal.umsida.ac.id/index.php/kanal/article/view/101
Efriza, & Mendrofa, D. E. K. (2024). Analisis Pentingnya Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula. Kybernology Jurnal
Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik, 2(1), 41–49.
Fathurokhmah, F. (2024). Metodologi Penelitian Komunikasi Kualitatif (D. R. Pangestuti, K. Ahmad, & P. N. Rahmah,
Eds.; 1st ed.). PT Bumi Aksara.
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani,
A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif (Y. Novita, Ed.;
st ed.). PT GLOBAL EKSEKUTIF TEKNOLOGI. www.globaleksekutifteknologi.co.id
Gettar, T. R., Viana, W. O., & Mene, M. (2023). Hak Asasi Manusia dan Kebebasan Berekspresi di Indonesia. Ensiklopedia
of Journal Lembaga Penelitian Dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia, 5(2), 228–232.
https://jurnal.ensiklopediaku.org/ojs-2.4.8-3/index.php/ensiklopedia/article/view/1590
Hadiwijaya, A. S. (2023a). Dialektika Komunika: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Sintesa Teori
Konstruksi Sosial Realitas dan Konstruksi Sosial Media Massa. Jurnal Kajian Komunikasi Dan Pembangunan Daerah
|, 11(1), 2023.
Hadiwijaya, A. S. (2023b). Sintesa Teori Konstruksi Sosial Realitas dan Konstruksi Sosial Media Massa. Dialektika
Komunika : Jurnal Kajian Komunikasi Dan Pembangunan Daerah, 11(1), 75–89.
Hamama, S., & Nurseha, M. A. (2023). Memahami Komunikasi Verbal Dalam Interaksi Manusia. Selasar KPI : Referensi
Media Komunikasi dan Dakwah, 3(2), 136–143. https://ejournal.iainu-kebumen.ac.id/index.php/selasar
Hefni, W. (2018). Kebijakan Politik Dalam Pengembangan Tradisi Intelektual Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.
Akademika Jurnal Pemikiran Islam, 23(1), 107–128. https://e-journal.metrouniv.ac.id/akademika/article/view/1166
Javier, F. (2019, October 31). Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia “Pola serupa Pelanggaran Kebebasan
Berekspresi.” Tempo. https://www.tempo.co/infografik/infografik/ylbh-indonesia-pola-serupa-pelanggarankebebasan-berekspresi-748
Kaukab, M. E., & Hidayah, A. (2020). Strategi Komunikasi Politik Amerika Serikat dalam Memanfaatkan Hollywood
sebagai Media untuk Memperkuat Dominasi Global. Resolusi: Jurnal Sosial Politik, 3(2), 89–97.
https://doi.org/10.32699/resolusi.v3i2.1387
Kumara, A. R. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif.
https://eprints.uad.ac.id/41924/1/Buku%20Ajar%20Penelitian%20Kualitatif%20Agus%20Ria%20Kumara.pdf
Leuwol, N. V., Wula, P., Purba, B., Marzuki, I., Brata, D. P. N., Efendi, Moh. Y., Masrul, Sahri, Ahdiyat, M., Sari, I. N.,
Gusty, S., Nugraha, N. A., Bungin, E. R., Purba, B., & Anwar, A. F. (2020). Pengembangan Sumber Daya Manusia
Perguruan Tinggi (J. Simarmata, Ed.; 1st ed.). Yayasan Kita Menulis.
Lian, B. (2019). Tanggung Jawab Tri Dharma Perguruan Tinggi Menjawab Kebutuhan Masyarakat. Jurnal Online
Universitas PGRI Palembang, 100–106.



