PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PRAMUJIWA DI SATUAN PELAYANAN BINA LARAS SUKURJAYA DINAS SOSIAL PROVINSI JAWA BARAT

Authors

  • Rere Putri Dwi Nofitasari Telkom University
  • Maulana Rezi Ramadhana Telkom University

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan komunikasi terapeutik oleh pramujiwa dalam mendampingi
Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Satuan Pelayanan Bina Laras Sukurjaya, yang berada di bawah naungan
Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pramujiwa,
yang merupakan tenaga pendamping non-profesional, menjalankan praktik komunikasi terapeutik guna mendukung
proses pemulihan dan fungsi kehidupan sehari-hari ODGJ, khususnya mereka yang mengalami penelantaran atau tidak
memiliki dukungan keluarga. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan desain fenomenologis, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam pengalaman hidup dan
perspektif subjektif dari para pramujiwa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan
pramujiwa terpilih, observasi non-partisipan terhadap interaksi sehari-hari, serta telaah dokumen relevan seperti
protokol perawatan dan laporan rehabilitasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara tematik untuk
mengidentifikasi pola-pola berulang, makna, dan interpretasi yang berkaitan dengan praktik komunikasi terapeutik.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pramujiwa menerapkan komunikasi terapeutik melalui empat fase yang
berbeda namun saling berhubungan, yaitu: fase pra-interaksi, fase orientasi, fase kerja, dan fase terminasi,
sebagaimana dikemukakan dalam model komunikasi terapeutik oleh Stuart (2013). Dalam setiap fase tersebut,
pramujiwa menunjukkan kompetensi komunikasi praktis yang menekankan pada rasa aman secara psikologis,
penerimaan tanpa penghakiman, serta validasi emosional. Meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan formal
di bidang kesehatan jiwa, para pramujiwa mampu membangun kedekatan emosional dan menciptakan hubungan yang
mendukung proses pemulihan psikososial klien.
Kata Kunci: komunikasi terapeutik, pramujiwa, ODGJ, rehabilitasi sosial, empati

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1).

Afriansyah, E. A. (2016). Penggunaan Software ATLAS.ti sebagai Alat Bantu Proses Analisis Data Kualitatif. Mosharafa:

Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 53 63. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v5i2.357

Ardiyanti, S. W. | Y., Soleman, S. R., Suranata, F. M., Wahyuningsih, Amir, E. E. S., Suryati, D. I. | T., Winahayu, N. E.,

Bertylia, F. D. R. |, Novitayani, S., Naibili, M. J. E., Harismayanti, Nasution, J. D., Z, F. | Z., Kusuma, M. D. S., Ulfa, C.

M. B. | M., & Katuuk, N. U. I. B. | H. M. (2023). Keperawatan Jiwa. In MEDIA SAINS INDONESIA (Vol. 11, Issue 1).

Andriani, M., & Setiawati, M. (2014). Kepuasan Pasien Di Rawat Inap Bedah Rsi Ibnu Sina Bukitinggi Tahun 2014.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches Fifth

Edition. In Introducing English Language. https://doi.org/10.4324/9781315707181-60

Daulay, W., Wahyuni, S. E., & Nasution, M. L. (2021). Kualitas HIdup Orang dengan Gangguan Jiwa: Systematic Review.

Jurnal Keperawatan Jiwa (JIK): Persatuan Perawatan Nasional Indonesia, 9(1), 187–196.

https://doi.org/10.26714/jkj.9.1.2021.187-196

Deddy Mulyana, L. M. G. (2021). Komunikasi Kesehatan Pendekatan Antarbudaya.

Dewi, O. indri puspita. (2021). Peran dukungan sosial keluarga dalam proses penyembuhan orang dengan gangguan jiwa

(ODGJ). Character : Jurnal Penelitian Psikologi Proses, 8(1), 99–111.

https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/search/search

Effendy, O. U. (2003). ILMU KOMUNIKASI Teori Dan Praktik. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.

Fatnar, V. N. (2014). KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANTARA REMAJA YANG TINGGAL DI PONDOK

PESANTREN DENGAN YANG TINGGAL BERSAMA KELUARGA. Jurnal Fakultas Psikologi, 2(2), 71– 75.

Gunawan, A. (2024). Satpel Bina Laras untuk Tangani ODGJ. Sumedangkab.Go.Id.

https://sumedangkab.go.id/berita/detail/satpel-bina-laras-untuk-tangani-odgj

Lestari Weny, & Yurika Fauzia Wardhani. (2014). Stigma dan Penanganan Penderita Gangguan Jiwa Berat yang Dipasung.

Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, Vol 17 No., 157–166. www.A-PDF.com

Mulyana, D. (2005). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Moleong, L. J. (2018). Metode Penelitian Kualitatif/Penulisan, Prof. DR. Lexy J. Moleong,MA. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

Published

2025-12-19

Issue

Section

Prodi S1 Ilmu Komunikasi