Representasi Love Language Dalam Video Musik Love Epiphany Karya Reality Club Dengan Pendekatan Semiotika Roland Barthes

Authors

  • Naufal Fabian Revanza Telkom University
  • Asaas Putra Telkom University

Abstract

Cinta merupakan bagian esensial dalam kehidupan manusia dan kerap diwujudkan melalui hubungan romantis. Untuk
membangun hubungan yang sehat dan bermakna, diperlukan komunikasi yang efektif antar pasangan. Konsep Love
Language yang meliputi kata-kata afirmasi, waktu berkualitas, pemberian hadiah, tindakan pelayanan, dan sentuhan
fisik menjadi cara untuk mengekspresikan kasih sayang secara verbal maupun non-verbal. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes untuk mengkaji bagaimana Love Language
direpresentasikan dalam video musik Love Epiphany karya Reality Club. Dengan menganalisis lima belas adegan
pilihan serta lirik yang menyertainya, penelitian ini menemukan bahwa kelima dimensi Love Language hadir baik
secara eksplisit maupun implisit. Representasi tersebut memperlihatkan bagaimana media musik dapat menjadi
saluran ekspresi emosional dan nilai budaya terkait cinta.
Kata Kunci-Love Language, Semiotika Roland Barthes, Video Musik, Komunikasi Interpersonal, Reality Club

References

Julia Hynek. 2024. “What’s With All the Songs About Love?” The Harvard Crimson.

Kress, Gunther, dan Theo van Leeuwen. 2020. Reading Images. Third edition. | London; New York: Routledge, 2021.:

Routledge. doi:10.4324/9781003099857.

Liliweri, Alo. 2017. Komunikasi Antar Personal. 1 ed. Jakarta.

Mahfud, Indra Wiguna, Farida Hariyati, dan Mustiawan Mustiawan. 2024. “Representasi Makna pada Film Cinta

Pertama, Kedua, dan Ketiga.” Inspirasi Dunia : Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 3(4).

Moller, Danie. 2021. “Redefining Music Video.” https://danmoller.com/blog/redefining-music-video.

Nasution, Ryan Efendi, dan Yusmawati. 2025. “Representasi Kesetiaan dalam Film Pendek ‘Ruang Tunggu’ (Analisis

Semiotika Roland Barthes).” Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi 6(1): 869–81.

doi:10.35870/jimik.v6i1.1323.

Nurafia, Rifa. 2019. “ Mitos Dalam Novel Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan Serta

Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Di SMA (Kajian Mitos Roland Barthes).” Institutional

Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Nurfajriani, Wiyanda Vera, Muhammad Wahyu Ilhami, Arivan Mahendra, Muhammad Win Afgani, dan Rusdy

Abdullah Sirodj. 2024. “Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan

(7).

Pohan, Hema Dayita, Erik Saut H Hutahaean, Yuarini Wahyu Pertiwi, dan Tiara Anggita Perdini. 2021. “PHYSICAL

TOUCH DAN WORDS OF AFFIRMATION SEBAGAI BAHASA CINTA ORANG TUA TERHADAP

ANAK.” Jurnal Psikologi 14(2): 194–206. doi:10.35760/psi.2021.v14i2.4375.

Rahim, Naja Kayra, dan Freddy Yusanto. 2024. “REPRESENTASI LOVE LANGUAGE DALAM VIDEO MUSIK

CINCIN KARYA HINDIA.” Linimasa Jurna llmu Komunikasi 7(2).

Resmadi, Idhar, Rendy Pandita Bastar, dan Gema Ari Prahara. 2020. “ANALISIS STRATEGI MEDIA

KOMUNIKASI VISUAL LABEL REKAMAN INDEPENDEN DI ERA DIGITAL.” Desain Komunikasi Visual,

Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) 5(2): 212. doi:10.25124/demandia.v5i2.2742.

Reynata, Adinda Vira Eka. 2022. “PENERAPAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA BARU DALAM KOMUNIKASI

MASSA.” Komunikologi: Jurnal Ilmiah Komunikasi 19(2).

Rommel Utungga Pasopati, Dimas Rakhmat Sasmita, Liora Samantha Valent Santoso, Wiwin Anggraeni Kurniawati,

dan Rindrah Kartiningsih. 2024. “The Interpretations of Eternalism in Reality Club’s 2112.” English Education,

Linguistics,and LiteratureJournal 3(2).

Salim, Agus. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial Buku sumber untuk penelitian kualitatif (Edisi Kedua). 2

ed. Yogyakarta: PT Tiara Wacana.

Serafina Iubikrea Arsegi Cahya, dan Gregorius Genep Sukendro. 2022. “Musik Sebagai Media Komunikasi Ekspresi

Cinta (Analisis Semiotika Lirik Lagu ‘Rumah ke Rumah’ Karya Hindia).” Koneksi 6(2): 246–54.

doi:10.24912/kn.v6i2.15565.

Sesillia, dan Salsa Ivanka. 2024. “Eros and Thanatos in Reality Club’s Album What Do You Really Know?” Sastra

Bahasa Inggris. UIN Sunan Gunung Djati.

Sierra Citra. 2023. “Biodata Reality Club, Band Indie Asal Indonesia yang Go Internasional.” IDN Times.

doi:10.46799/jst.v5i6.964.

Sihabuddin, Sihabuddin, Andri Astuti Itasari, Dewi Maria Herawati, dan Haryo Kusumo Aji. 2023. “Komunikasi

Musik: Hubungan Erat Antara Komunikasi dengan Musik.” Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi

Media 12(1): 55–62. doi:10.35457/translitera.v12i1.2679.

Sugiyono. 2021. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R dan D . 2 ed. Bandung: Afabeta.

Surijah, Edwin Adrianta, dan Cokorda Tesya Kirana. 2020. “Five Love Languages Scale Factor Analysis.” Makara

Human Behavior Studies in Asia 24(1): 56. doi:10.7454/hubs.asia.2201118.

Sven E Carlsson. 1999. “Audiovisual poetry or Commercial Salad of Images? -Perspective on Music Video Analysis.”

Muskiikin Sunta.

Thomas, dan Omobolanle Olayinka. 2014. “The impact of images in music video clips on audience.” Thesis (Master’s

and Ph.D) – Communication and Media Studies.

Venda Kurnia Pramesti, dan Sri Oemiati. 2022. “MAKNA LIRIK LAGU KATAOMOI:ANALISIS SEMIOTIKA

ROLAND BARTHES.” Seminar Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya (Pedalitra II).

Wakarmamu, Thobby. 2022. Metode Penelitian Kualitatif. Purbalingga: EUREKA MEDIA AKSARA

Published

2025-12-19

Issue

Section

Prodi S1 Ilmu Komunikasi