Pengaruh Variabel Makro Terhadap Return Bitcoin (Periode 2011-2024)
Abstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh variabel makroekonomi terhadap return Bitcoin pada periode 2014–2024.
Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan variabel independen berupa inflasi, suku bunga, dan
Produk Domestik Bruto (PDB). Data diperoleh dari sumber sekunder seperti Yahoo Finance serta situs resmi
pemerintah. Analisis dianalisis melalui model regresi linier berganda untuk mengetahui keterkaitan antar variabel.
Latar belakang penelitian ini adalah tingginya minat masyarakat terhadap Bitcoin sebagai aset dengan return tinggi
dan volatilitas besar. Selain itu, terdapat perbedaan temuan dalam studi terdahulu tentang dampak inflasi, tingkat
bunga, dan PDB terhadap returnBitcoin. Penelitian ini diharapkan memberisumbangan konseptual terhadap kajian
finansial digital serta panduan aplikasi bagi investor serta pembuat kebijakan. Tujuan lainnya adalah memberikan
gambaran komprehensif tentang keterkaitan kondisi makroekonomi Indonesia dengan pergerakan return Bitcoin.
Hasil analisis membuktikan bahwa inflasi, suku bunga, dan PDB secara bersamaan memengaruhi r secara
signifikan return Bitcoin. Namun jika dilihat satu per satu, ketiga faktor tersebut tidak menunjukkan dampak nyata
pada tingkat signifikansi 5%. Inflasi berpengaruh positif, sementara suku bunga dan PDB berpengaruh negatif.
Koefisien determinasi (R²) sebesar 61,9% menunjukkan model cukup menjelaskan variabilitas return Bitcoin. Ke
depan, disarankan menambahkan variabel lain seperti nilai tukar, volume transaksi, atau sentimen pasar untuk
pemahaman yang lebih menyeluruh.
Kata Kunci: Inflasi, Investor, PDB, Return Bitcoin, Suku bunga
References
Adhawati, S. S., & Mansyur, S. M. (2023). Potensi dan Proyeksi Nilai PDRB Sektor Perikanan Provinsi Sulawesi
Selatan Potential and Projected Value of GRDP in the Fisheries Sector of South Sulawesi Province. Jurnal
Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 18(2), 133–140.
Basuki, A. ., & Prawoto, N. (2016). Analisis Regresi Dalam Penelitian Ekonomi dan Bisnis (1st ed.). Bagaskara,
W., & Khairunnisa, K. (2019). Market Anomaly Analysis: the Day of the Week Effect, January Effect,
Rogalsky Effect and Weekfour Effect Testing in Indonesia Stock Exchange (Case Study on Companies
Listed in Lq45 Index in 2013- 2017). Accruals, 3(1), 83–91. https://doi.org/10.35310/accruals.v3i1.42
Choerunnisa, R. A., Dewi, R. R., Bariklana, M., & Widodo, E. (2021). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi
Tingkat Produksi Jahe Di Indonesia Menggunakan Metode Regresi Linier Berganda. Jurnal Ilmiah Ilmu
Terapan Universitas Jambi, 5(2), 231–242. https://doi.org/10.22437/jiituj.v5i2.15958
Corbet, S., Larkin, C., Lucey, B. M., Meegan, A., & Yarovaya, L. (2020). The impact of macroeconomic news on
Bitcoin returns. European Journal of Finance, 26(14), 1396–1416.
https://doi.org/10.1080/1351847X.2020.1737168
Fahrika, A. I., & Abdi, M. (2021). Pengaruh Tingkat Suku Bunga Perbankan terhadap Realisasi Investasi di
Indonesia ( Periode 2011-2020 ). IBF Journal, 1(2), 142–153.
Firdhy, & Amanah. (2023). Analisis Perbandingan Kinerja Cryptocurrency.
Gbolahan, K. I. (2023). An Empirical Investigation of Bitcoin Hedging Capabilities against Inflation using
VECM: The Case of United States, Eurozone, Philippines, Ukraine, Canada, India, and Nigeria.
International Journal of Economics and Financial Issues, 13(6), 91–100.
https://doi.org/10.32479/ijefi.14956
Harahap, F., Insani, F., Negara, B. S., & Yusra, Y. (2022). Penerapan Algoritma Genetika Menggunakan Radial Basis Function Untuk Prediksi Indeks Harga Konsumen Di Kota Pekanbaru. Jurnal Nasional Komputasi
Dan Teknologi Informasi (JNKTI), 5(3), 522–530. https://doi.org/10.32672/jnkti.v5i3.4462
Hardani, Andriani, Ustiawaty, Utamil, Istiqomah, Fardani, Juliana, & Auliya. (2020). Buku Metode Penelitian
Kualitatif. In Revista Brasileira de LinguÌstica Aplicada (Vol. 5, Issue 1).
Houston, & Brigham. (2020). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan (14th ed.).
Indriyani, D., & Usman, B. (2024). Pengaruh Google Trend dan Makroekonomi Terhadap Harga, Return, dan
Volume Perdagangan Bitcoin. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 7(2), 19–28.
https://doi.org/10.26858/jekpend.v7i1.56193
kemendag.go.id. (2024). https://www.kemendag.go.id/berita/pojok-media/bappebti-perdagangan-aset-kriptomeroket-nilai-transaksi-rp-65061-triliun-pada-2024?utm_source=chatgpt
Khan, N., & Naushad, M. (2020). Inflation Relationship With the Economic Growth of the World Economy. SSRN
Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3542729
Kurniawati, R., & Khairunnisa. (2020). Analisis faktor makroekonomi yang berpengaruh terhadap indeks harga
saham gabungan (ihsg) tahun 2010-2018. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 4(3),
–1684. http://journal.stiemb.ac.id/index.php/mea/article/view/476
kontan.co.id. (2022). https://nasional.kontan.co.id/news/bi-catat-nilai-transaksi-aset-kripto-melonjak-1200-pada2021-ini-pemicunya/?utm_source=line&utm_medium=text
Maiti, M. (2022). Dynamics of bitcoin prices and energy consumption. Chaos, Solitons and Fractals: X, 9,



