Brand Community Social Responsibility Sebagai Strategi Mempertahankan Brand Image Fandom K-Pop SEVENTEEN di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Brand Community Social Responsibility (BCSR) yang
diimplementasikan oleh fandom Seventeen “Carat”, dalam mempertahankan brand image sebagai komunitas yang
damai dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan
netnografi. Landasan teori yang digunakan mencakup teori BCSR serta teori altruisme. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa keterlibatan fandom Carat dalam kegiatan BCSR, seperti penggalangan dana untuk tujuan sosial dan aktivitas
lingkungan, tidak hanya memperkuat hubungan emosional di antara anggota fandom tetapi juga mempertahankan
persepsi positif masyarakat terhadap fandom K-Pop Seventeen maupun group band itu sendiri. Kegiatan sosial oleh
fandom Seventeen merupakan simbol kemanusiaan dan tanggung jawab sosial, menciptakan budaya dukungan dan
kepedulian yang kuat di dalam komunitas.
Kata kunci: Altruisme, Brand Community Social Responsibility (BCSR), Carat, Fandom, K-Pop.
References
Ronaldo, R. S. R., & Konety, N. (2023). Dampak Fandom Key-Pop Indonesia Sebagai Imagined Community
Terhadap Keamanan Budaya Nasional. SEIKO : Journal of Management & Business, 6(2), 347–358.
https://doi.org/https://doi.org/10.37531/sejaman.v6i2.4734
Roslaeni, R. (2021). Memeriksa Hubungan Customer Brand Dalam Komunitas Brand Platform Media Sosial Produk
Nature Republic. Widya Cipta: Jurnal Sekretari Dan Manajemen, 5(2), 136–145.
https://doi.org/10.31294/widyacipta.v5i2.10574
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. ALFABETA.
Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal
QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60
Sya’idah, E. H., Jauhari, T., Fauzia, I. N., & Safitri, M. N. (2020). Pengaruh Brand Equity terhadap Keputusan
Pembelian. JMK (Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan), 5(3), 204–216.
https://doi.org/10.32503/jmk.v5i3.1106
Timbuleng, C. M., & Hanan, D. (2023). Diplomasi Publik Korea Selatan Melalui K-Pop Era Moon Jae in. Cerdika:
Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(08), 811–819. https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i08.654
Vinaring, B., Murwani, E., & Juliadi, R. (2024). Identifikasi Jaringan E-WOM Brand Scarlett pada Fandom EXO di
Twitter. Jurnal Audiens, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.18196/jas.v5i2.375
Wardani, E. P., & Kusuma, R. S. (2021). INTERAKSI PARASOSIAL PENGGEMAR K-POP DI MEDIA SOSIAL
(Studi Kualitatif pada Fandom Army di Twitter). Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 7(2), 243.
https://doi.org/10.30813/bricolage.v7i2.2755
Wardani, S. I., Latifah, N., & Rachmawati, I. (2020). Efektivitas Direct Promotion Terhadap Brand Image (Studi
Kasus Pada Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar). Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 5(1),
–60. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i1.418
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif
dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910.
Wazis, K. (2018). Komunikasi Transbudaya Pondok Pesantren: Kajian Teoretis Dalam Paradigma Konstruktivis.
LUGAS Jurnal Komunikasi, 1(1), 84–96. https://doi.org/10.31334/jl.v1i1.106
Wirasahidan, J., & Fitriani, D. R. (2019). Brand Community: Pola Komunikasi Komunitas Mifans Depok dalam
Menjaga Keutuhan Kelompok. NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 6(2), 180–193.
https://doi.org/10.31604/jips.v6i2.2019.180-193
Zhou, Z., Aisihaer, N., & SBAI, I. (2024). The Impact of Brand Community Social Responsibility On Brand
Engagement: The Role of Admiration and Grateful Disposition.
https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=4968022
Zhou, Z., Wang, Y., Zheng, Y., & Liu, S. (2023). Effects of brand community social responsibility: roles of collective
self-esteem and altruism. Journal of Brand Management, 30(4), 347–366. https://doi.org/10.1057/s41262-022-
-5



