Analisis Preferensi Konsumen Dalam Memilih Mobile Broadband Internet Di Jawa Barat (studi Kasus: Telkomsel, Hutchison 3, Xl Axiata)
Abstract
Pengguna internet terbesar di Indonesia terdapat di provinsi Jawa Barat dengan pengguna 16.4 juta jiwa. Pengguna internet di Indonesia mayoritas mengakses internet menggunkan smartphone. Telkomsel, Hutchison 3, Xl axiata merupakan internet service provider berbasis mobile broadband internet. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap mobile broadband internet dilihat dari tingkat kepentingan atribut Harga, Teknologi jaringan, dan Volumen kuota internet. Penelitian ini menggunakan metode konjoin dengan alat bantu SPSS 2.2. sample pada penelitian ini sebanyak 400 responden. Hasil dari analisis konjoin menunjukan importance value atribut yaitu Harga (54.700), Volume kuota (35.587), Teknologi (9.713). level yang paling diinginkan konsumen adalah Harga sebesar Rp.50.000-Rp.100.000, volume kuota 6.1GB-8Gb, dan teknologi 4G. Saran dari penelitian ini adalah sebaiknya penyedia jasa layanan internet mempertimbangkan Harga, lalu Volume kuota, dan terakhir adalah teknologi. Kata kunci : konjoin, preferensi konsumen, mobile broadband internet.References
APJII. (2014). profil pengguna internet Indonesia. (Edisi Pertama). Jakarta:APJII
BPS. (2014). Statistik perusahaan Informasi dan Komunikasi. Jakarta : BPS
Hair, et al. (2010). Multivariate Data Analysis : A global Prespective. (Edisi Tujuh). New Jersey : Pearson Education,inc.
Hawkins, D.I & Mothersbaugh, D.L. (2010). Consumer behavior : building marketing strategy. Singapore: McGraw-Hill.
Indrawati. (2015). Metode Penelitian Manajemen dan Bisnis : Konvergensi Teknologi Komunikasi dan Informasi. (Edisi Pertama). Bandung: PT. Refika Aditama.
Kotler, Philip & Armstrong, Gary. (2012). Principles of marketing edition 29. New Jersey: Pearson.
Kotler,Philip & Keller, Kevin. (2009). Merketing Management. New Jersey : Pearson.
Kotler,Philip & Keller, Kevin. (2012). Marketing Management. Edinburgh: Pearson Education Limited.



