Pengaruh Brand Ambassador, Brand Image dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Japota Di Era Digital
Abstract
Di tengah pesatnya perkembangan era digital, media sosial telah menjadi sarana pemasaran yang efektif bagi perusahaan untuk meningkatkan daya tarik produk serta memperluas jangkauan pasar. Salah satu pendekatan yang sering diterapkan adalah melalui pemanfaatan brand ambassador, brand image, dan brand awareness untuk menarik minat sekaligus membangun kepercayaan konsumen. Meski demikian, penelitian yang secara khusus mengeksplorasi pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap keputusan pembelian, khususnya untuk produk Japota di platform Instagram, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh brand ambassador, brand image, dan brand awareness terhadap keputusan pembelian pelanggan Japota di Instagram. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda untuk menilai hubungan antara variabel independent yaitu brand ambassador, brand image, dan brand awareness dengan variabel dependen, yakni keputusan pembelian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengikut akun Instagram Japota yang pernah melakukan pembelian produk. Analisis data dilakukan menggunakan software SPSS agar hasilnya lebih akurat dan objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, karena brand ambassador dengan citra positif, kredibilitas tinggi, dan relevan dengan target pasar mampu membangun kepercayaan dan daya tarik emosional konsumen. Brand image juga berpengaruh positif dan signifikan, karena citra merek yang baik menciptakan persepsi kualitas dan keandalan produk, serta didukung oleh inovasi produk dan konsistensi pemasaran digital. Brand awareness turut memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, karena konsumen yang mengenali dan sering terpapar promosi Japota memiliki kecenderungan lebih besar untuk membeli produk. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti signifikan dalam memengaruhi keputusan pembelian, menunjukkan bahwa strategi pemasaran Japota yang mengintegrasikan peran brand ambassador, penguatan citra merek, dan peningkatan kesadaran merek efektif dalam mendorong perilaku pembelian konsumen di era digital.
Kata Kunci: Brand Ambassador, Brand awareness, Brand Image, Instagram, Keputusan Pembelian
References
REFERENSI
Agustina, R., Hinggo, H. T., & Zaki, H. (2023). Pengaruh Brand Ambassador, Ewom, dan Brand Trust Terhadap Keputusan Pembelian Produk Erigo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Merdeka EMBA, 2(1), 433–445. https://jom.umri.ac.id/index.php/emba/article/view/851
Febriansyah, R., & Nastiti, H. (2023). Analisis Pengaruh Brand Awareness, Brand Image dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Samase di Jakarta. Jurnal Serina Ekonomi Dan Bisnis, 01(02), 368–377. https://doi.org/10.24912/jseb.27054
Guntoro, F. I., & Saputri, M. E. (2023). Pengaruh Brand Ambassador Nagita Slavina dan Brand Image terhadap Minat Beli MS GLOW di Kota Bandung. E-Proceeding of Management, 10(1), 56–66. https://vt.tiktok.com/ZSe3p5hxe/
Hariyanto, R. C., & Wijaya, A. (2022). Pengaruh Brand Ambassador, Brand Image dan Brand Awareness Terhadap Purchase Decision. Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan, 4, 198–205. https://doi.org/https://doi.org/10.24912/jmk.v4i1.17192
Lailiya, N. (2020). Pengaruh Brand Ambassador dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian di Tokopedia. IQTISHAD Equity, 2(2), 113–126.
Sari. (2023). Dasar-dasar Metodologi Penelitian. CV. Angkasa Pelangi.



