Komunikasi Interpersonal Ibu Pada Remaja Autis
Abstract
Remaja autis kerap menghadapi tantangan dalam berkomunikasi dan memahami interaksi sosial, sehingga peran orang tua menjadi sangat penting dalam membentuk karakter melalui komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pola komunikasi orang tua dapat memengaruhi pembentukan karakter remaja autis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam dan terbuka dengan empat orang tua. Penelitian ini mengacu pada teori komunikasi interpersonal Joseph DeVito, yang mencakup keterbukaan, empati, sikap positif, dukungan, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan komunikasi yang adaptif dan selaras secara emosional, dengan penggunaan bahasa sederhana, bantuan visual, serta penguatan afektif. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, kesabaran, dan empati ditanamkan melalui interaksi sehari-hari. Komunikasi yang konsisten dan penuh dukungan terbukti efektif dalam memperkuat karakter anak sekaligus mengurangi hambatan komunikasi. Kata Kunci: Remaja Autis, Ibu, Komunikasi Interpersonal
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. 88–90.
Abidin, S. (2019). Model Komunikasi Interpersonal Orangtua terhadap Anak Autis. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHS), 1(3), 188–198. https://doi.org/10.34007/jehss.v1i3.43
Buyani et al. (2024). PERAN ORANGTUA DALAM MENDAMPINGI PUBERTAS REMAJA DENGAN AUTISME DI SEKOLAH LUAR BIASA PEMBINA PEKANBARU. Jurnal Keperawatan Profesional (JKP), 12.
Deva, M. (2021). GAMBARAN ANAK DENGAN GANGGUAN SPEKTRUM AUTISME DI WILAYAH INDONESIA PERIODE TAHUN 2017 SAMPAI DENGAN 2020.
Djamada et al. (2024). Community Perceptions of Promiscuity During the Mominango Period in West Bolangitang, North Bolaang Mangondow. DYNAMICS OF RURAL SOCIETY JOURNAL, 02, 32–40. https://drsj.fis.ung.ac.id/index.php/DRSJ
Ginting et al. (2023). UPAYA MENGATASI GANGGUAN KOMUNIKASI PADA ANAK AUTIS MELALUI TERAPI WICARA. In Jurnal Inovasi Kesehatan Adaptif (Vol. 5).
Helmiyanti et al. (2024). Hubungan antara Parental Well-Being dengan Kualitas Relasi Orang Tua-Anak pada Orang Tua dengan Anak Autisme. Jurnal Psikologi, 1(4), 17. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2789
Syaputri et al. (2022). Peran Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus (Autisme). Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 559–564. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i2.78



