Pengaruh Fear Of Missing Out (Fomo) Terhadap Niat Pembelian Di Platform Social Commerce Tiktok
Abstract
Perkembangan pesat media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah perilaku konsumen dalam berbelanja, di mana sebagai platform social commerce TikTok memanfaatkan algoritma konten viral dan kolaborasi influencer yang memengaruhi keputusan pembelian pengguna, sehingga memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FOMO) sebagai faktor psikologis yang mendorong pembelian impulsif karena kecemasan tertinggal dari tren. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh FOMO terhadap niat pembelian pengguna TikTok dengan mengintegrasikan Theory of Planned Behavior (TPB), khususnya hubungan antara sikap, subjective norm, perceived behavioral control, dan FOMO. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 385 pengguna aktif TikTok di Indonesia yang terlibat dalam social commerce, dengan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berpengaruh signifikan terhadap niat pembelian, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perceived behavioral control, yang juga berperan penting dalam memperkuat pengaruh FOMO. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik pemasaran social commerce dengan menekankan pentingnya faktor psikologis, serta merekomendasikan pemasar untuk memanfaatkan strategi pemicu FOMO seperti promosi terbatas dan kemitraan influencer guna mendorong pembelian impulsif di era digital.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FOMO terhadap niat pembelian pengguna TikTok dalam konteks social commerce. Secara khusus, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji hubungan antara sikap, subjective norm, perceived behavioral control, dan FOMO dalam membentuk niat pembelian di platform tersebut, dengan menggabungkan Theory of Planned Behavior (TPB). Kata Kunci: fear of missing out, niat pembelian, social commerce, tiktok, theory of planned behavior, perilaku konsumen
References
Agarwal, S., & Mewafarosh, R. (2021). LINKAGE OF SOCIAL MEDIA ENGAGEMENT WITH FOMO AND SUBJECTIVE WELL BEING. Journal of Content, Community and Communication, 13(7), 46–57. https://doi.org/10.31620/JCCC.06.21/06
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Evelyna STIE Putra Bangsa, F. (2021). Feby Evelyna-Theory of Planned Behavior untuk Memprediksi Niat
Pembelian Tiket secara Online pada Generasi Milenial Theory Of Planned Behavior untuk Memprediksi Niat
Pembelian Tiket Secara Online Pada Generasi Milenial. VIII(1).Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (17th ed.). Pearson Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing management (16th ed.). Pearson Education.
McGinnis Patrick. (2020). FOMO—Fear of Missing Out: Bijak Mengambil Keputusan di Dunia yang Menyajikan Terlalu Banyak Pilihan. Gramedia Pustaka Utama.
Rachmawati, I. (2020). Service quality role on customer's loyalty of Indonesia Internet Service provider during Covid-19. Jurnal Manajemen Dan Pemasaran Jasa, 13(2), 167-180. https://doi.org/10.25105/jmpj.v13i2.7116
Sunyoto, D. (2015). Strategi pemasaran. CAPS (Center for Academic Publishing Service).
Solomon, M. R. (2023). Consumer Behavior Buying, Having, and Being Thirteenth Edition.
www.pearson.com/mylab/marketing
Schiffman, L. G., & Wisenblit, J. (2019). Consumer behavior (12th ed.). Pearson Education.
Setiadi, N. J. (2019). Perilaku konsumen: Perspektif kontemporer pada motif, tujuan, dan keinginan konsumen (Ed. 3). Kencana (PrenadaMedia Group).
Wegmann, E., Oberst, U., Stodt, B., & Brand, M. (2017). Online-specific fear of missing out and Internet-use expectancies contribute to symptoms of Internet-communication disorder. Addictive Behaviors Reports, 5, 33– 42. https://doi.org/10.1016/j.abrep.2017.04.001



