Penerapan Pendidikan Kewirausahaan Di Sekolah Menengah Kejuruan Untuk Membangun Smart People Dan Smart City (studi Kasus Pada Smk Telkom Bandung)
Abstract
Pemerintah Kota Bandung tengah mengupayakan agar Kota Bandung menjadi Smart City. Suatu kota dikatakan pintar apabila memiliki masyarakat yang pintar (smart people) dan ekonomi pintar (smart economy). Untuk dapat mewujudkan smart people di sebuah kota atau daerah maka diperlukan optimalisasi pendidikan warganya, sedangkan untuk mewujudkan smart economy adalah dengan mengintegrasikan kegiatan perekonomian berbasis teknologi dan IT. Pada SMK pendidkan kewirausahaan diselenggarakan dengan maksud mempersiapakan peserta didikan agar menjadi lulusan yang terampil, profesional, dan mampu bekerja secara mandiri. Melalui pendidikan kewirausahaan yang diterapkan di SMK diharapkan dapat memicu kreatifitas dan sikap terbuka (cosmopolitan/open-mindedness) sehingga siswa/i atau lulusan dapat beriovasi dan berwirausaha. Penelitian ini meneliti tentang bagaimana penerapan pendidikan kewirausahaan untuk membangun smart people dan smart economy, serta faktor-faktor apa saja dalam pendidikan kewirausahaan yang dapat membangun smart people dan smart economy. Objek penelitian ini adalah SMK Telkom Bandung dengan jumlah sampel 250 orang. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi software IBM SPSS Statistics 20. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis faktor. Hasil dari pengolahan data didapatkan bahwa penerapan pendidikan kewirausahaan di SMK Telkom Bandung untuk membangun smart people dan smart economy adalah sangat baik. Sedangkan faktor-faktor dari pendidikan kewirausahaan yang dapat membangun smart people dan smart economy adalah creative leader with hardwork and innovative spirit; leadership; independent, hardwork, taking risk.
Kata Kunci: Pendidikan Kewirausahaan, Smart City, Smart People, Smart Economy
References
Giffinger, Rudolf., Fertner, Christian., Kramar, Hans., Kalasek, Robert., Milanović, Natasă Pichler. (2007). Smart Cities Ranking of European Medium-Sized Cities. Vienna: Vienna University of Technology. [2,
Kementrian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan. Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum. [2,
Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2015). Pengembangan Kota Cerdas di Indonesia. Bandung: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. [2,
Nuzir, Fritz Ahmad.., Saifuddin, Ridwan. (2015). Smart People, Smart Mobility Konsep Kota Pinta yang Bertumpu pada Masyarakat dan Pergerakannya di Kota Metro. Lampung: Metro City Government Metro. [2,
Instuksi Presiden No. 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. [2,
Subjianto. (2012). Analisis Pendidikan Kewirausahaan di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 18 Nomor 2. ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.3, No.3 December 2016 | Page 2820 [3,
Smart Economy: Economia Inteligente. (2015). [online]. http://web.ua.es/en/smart/smart-economyeconomia-inteligente.html[10 Maret 2016]. [3,
Amsterdam Smart City: Smart Economy. (2015). [online] http://amsterdamsmartcity.com/projects/theme/label/smart-economy [10 Maret 2016].



