Strategi Manajemen Krisis Bagian Public Relations Pertamina Ru Ii Dalam Menangani Demo Buruh Kontrak Daerah Sungai Pakning

Fuad Mujaddidi, Kharisma Nasionalita

Abstract

Abstrak
Hubungan masyarakat atau Public Relations sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Humas adalah alternatif optimal yang dipilih untuk ditempuh guna mencapai tujuan Public Relations dalam kerangka suatu rencana Public Relations di sebuah perusahaan. Tentunya humas juga melaksanakan manajemen krisis bilamana terjadi suatu krisis di perusahaan. Unjuk rasa atau demonstrasi merupakan sebuah krisis yang dapat dialami oleh perusahaan swasta maupun perusahaan BUMN. Pertamina merupakan perusahaan milik negara yang bergerak di bidang energi meliputi minyak, gas serta energi baru dan terbarukan. Suatu unit pengolahan Pertamina, yaitu Pertamina Unit Pengolahan Dua Sungai Pakning telah mengalami krisis demo buruh kontrak yang hampir terjadi setiap tahun, mulai tahun 2012 hingga tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen krisis yang dilakukan Pertamina RU II dalam menangani krisis demo buruh kontrak Pertamina RU II Sungai Pakning. Untuk mencapai tujuan penelitian, penulis menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan pemaparan secara deskriptif, dengan teknik wawancara untuk mengumpulkan data. Lalu penulis mengaitkan hasil data dengan strategi Gonzales-Herrero dan Pratt, yang mengkonsepkan strategi manajemen krisis dalam bentuk langkah-langkah meliputi manajemen isu, perencanaan pencegahan, proses krisis terjadi, dan paska krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manaejemen krisis yang dilakukan oleh bagian Public Relations Pertamina RU II sudah cukup optimal, karena telah berhasil menciptakan suasana yang kondusif dan di tahun 2017 sudah tidak terjadi demo karna sudah ditangani dengan baik pada tahun sebelumnya.

Kata Kunci: Strategi, Manaejemen Krisis, Demo, Public Relations

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0