Analisis Pengaruh Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Inventory Turnover, Dan Return On Equity Terhadap Price Earning Ratio Pada Perusahaan Industri Otomotif Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2013

Melissa Fridayani Putri, Irni Yunita

Abstract

ABSTRAK Perkembangan industri otomotif di Indonesia berkembang pesat. Jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya pun meningkat. Pada pertengahan tahun 2013 muncul perusahaan internasional yang mengeluarkan LCGC ( Low Cost Green Car). LCGC merupakan mobil murah hemat energi. Dengan adanya LCGC ini jumlah permintaan meningkat, produksi meningkat. Sehingga investasipun meningkat. Dalam berinvestasi investor harus mampu menganalisis dan melakukan pertimbangan dengan melihat rasio keuangan perusahaan. Rasio keuangan merupakan suatu kajian yang melihat perbandingan antara jumlah-jumlah yang terdapat pada laporan keuangan dengan mempergunakan formulaformula yang dianggap representatif untuk diterapkan. Rasio keuangan ini penting untuk melakukan analisa terhadap kondisi keuangan suatu perusahaan. Dalam penelitian ini terdapat lima rasio keuangan yang perlu dilihat investor sebagai pertimbangan untuk melakukan investasi di suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover dan return on equity terhadap price earning ratio. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jumlah sampel dari 6 perusahaan industri otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel, analisis koefisien determinasi dan pengujian hipotesis.Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa variabel current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover dan return on equity tidak berpengaruh signifikan terhadap price earning ratio dengan kontribusi yang diberikan sebesar 7,98 %, sedangkan sisanya sebesar 92,02 % merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti. Kata kunci: current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover, return on equity, price earning ratio ABSTRACT The automotive development grows fastly and so does the number of the vehicle in Indonesia. In 2013 there is an international company producing some cars called LCGC. It’s a cheap car using low energy. On account of it, the demanf of the cars increases and the invesment does too. And the inventors have to be able to analyse and make a decision about the ratio of a company financial statement. Financial risk is a study telling the comparation among the numbers in the financial statement by using the representative formulas. This financial ratio is important to analyse the financial statement of a company. In this research there are five kinds of financial ratio needed to be seen by the investors as a consideration to invest our money in a company. This research is to analyse the influence of current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover and return on equity to price earning ratio. This research uses quantitative methode. The samples are six automotive industries listed in Indondesia Stock Exchange. This research using regression of panel data, determination coefficient and hypothesis evaluation analysis. The result of that evaluation shows that current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover and return on equity don’t affect significantly to price earning ratio by giving the contribution about 7,89%, whereas affect of the other variable which is’t researched. Keywords: current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover, return on equity, price earning ratio

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0