Peran Media Online (detik.com) Dalam Upaya Penguatan Kpk Terkait Revisi Uu-ri Oleh Lembaga Dpr

Muhammad Jodi Haryono, Sylvie Nurfebiaraning

Abstract

Saat ini di pemberitaan dalam negeri melalui beberapa penyedia berita sangat ramai di perbincangkan yaitu kasus tentang pelemahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) oleh lembaga DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) di sebutkan bahwa lembaga DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) ingin merevisi Undang – Undang terkait kinerja KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) hal ini tentu mengundang perhatian banyak pihak karena melalui Revisi Undang – Undang yang berisi 7 poin yang di ajukan oleh DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) sangat banyak yang nantinya di sebutkan akan melemahkan fungsi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi ) Detik.com sebagai media Online penyedia artikel berita terus menerus mengabarkan perkembangan pemberitaan tentang pelemahan KPK (Komisi Pemberantasaan Korupsi) yang di indikasikan di lakukan oleh (DPR) Dewan Perwakilan Rakyat melalui revisi Undang – Undang yang nantinya dikatakan akan sangat melemahkan fungsi KPK (Komisi Pemberantasn Korupsi), melalui hal ini penulis melakukan analisis pembingkaian berita yang ada pada Detik.com terkait pemberitaan tentang pelemahan KPK oleh DPR periode 08 Oktober 2015 – 1 Maret 2016, dan melalui sepuluh buah berita penulis menganalisis peran serta isi berita Detik.com menggunakan teori dan perangkat Zhondang Pan and Gerald M. Kosicki Berdasarkan hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa peran Media Online Detik.com terhadap pemberitaaannya tentang pelemahan KPK oleh lembaga DPR melalui revisi Undang – Undang KPK ialah Detik.com berperan sebagai penyedia artikel berita yang hampir selalu membuat berita yang terkesan positif untuk KPK dan isi berita dari Detik.com juga hampir semuanya menggambarkan bahwa Masyarakat sangat tidak setuju dengan keputusan DPR melakukan Revisi Undang - Undang terkait kinerja KPK. Kata kunci : Pelemahan KPK, analisis Framing model Pan & Kosicki, Media Online Detik.com

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0