Analisis Price Reversal Di Bursa Efek Indonesia : Studi Kasus Indeks Bisnis 27 Periode Januari 2015 - Desember 2016

Elysa Gultom, Khairunnisa Khairunnisa

Abstract

Fenomena Price Reversal terjadi apabila saham-saham yang memiliki tingkat kinerja kurang baik (Loser) memberikan tingkat abnormal return yang tinggi dibandingkan saham-saham yang memiliki tingkat kinerja baik (Winner). Oleh sebab itu fenomena price reversal dimanfaatkan oleh investor untuk mendapatkan abnormal return dengan menggunakan strategi kontrarian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan CAAR saham winner dan saham loser periode formasi dengan CAAR periode observasi selama periode triwulan dan semesteran. Penelitian menggunakan 2 tahap analisis yaitu tahap formasi dan observasi. Tahap formasi merupakan tahap pembentukan portofolio winner dan loser. Tahap observasi merupakan tahap untuk membuktikan Price Reversal. Penelitian ini terdiri dari 7 replikasi untuk periode triwulan dan 3 replikasi untuk periode semesteran. Penelitian ini menggunakan periode 2 tahun yaitu Januari 2015 – Desember 2016 Ditemukan terdapat perbedaan signifikan antara CAAR periode formasi dan periode observasi saham winner maupun loser periode triwulan. Namun tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara CAAR periode formasi dan periode observasi saham winner dan loser periode semesteran. Maka dapat disimpulkan bahwa fenomena price reversal terjadi di Pasar Modal Indonesia khususnya saham yang tergabung dalam Indeks Bisnis 27 namun hanya periode triwulan. Untuk periode semesteran tidak terbukti adanya fenomena price reversal. Oleh sebab itu investor dapat berinvestasi dengan acuan saham-saham loser yang tergabung dalam indeks bisnis 27 dengan periode pengamatan 3 bulan sehingga investor mendapatkan abnormal return ketika saham loser berbalik arah menjadi saham winner. Kata kunci : Price Reversal, Anomali saham winner dan loser, Cummulative Average Abnormal Return

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.