Pengaruh Adopsi Teknologi Layanan Uang Elektronik Telkomsel Cash Menggunakan Pendekatan Utaut 2

Bachri Ramdhani, Indira Rachmawati, Fajar Prabowo

Abstract

Telkomsel merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang serius dalam mengembangkan uang elektronik. Hal tersebut ditunjukan dengan mengeluarkan produk bernama Telkomsel Cash. Telkomsel Cash pertama kali diluncurkan tahun 2007 tetapi pada tahun 2015 diperkenalkan dengan menggunakan teknologi NFC (Near Field Comunication). Sampai dengan tahun 2015 pengguna Telkomsel Cash hanya 13,5 persen dari seluruh pengguna Telkomsel, hal tersebut diakibatkan oleh penyebaran pengguna Telkomsel Cash di Indonesia belum merata Penelitian ini dilakukan untuk mencari pengaruh dari Performance expectancy, Effort expectancy, social influence, facilitating condition, hedonic motivation, price value, dan habit terhadap behavioral intention dan use behavior pada adopsi layanan uang elektronik Telkomsel Cash dengan menggunakan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 Model (UTAUT 2). Metodologi penelitian yang dipakai adalah kuantitatif dengan teknik analisis data memakai Structual Equation Model (SEM), sampel diambil dengan menggunakan teknik kuota sampling lalu diolah dengan penggunakan software Partial Least Square 2.0 (SmartPLS 2.0). Hasil temuan menggunakan path analysis pada penelitian ini menunjukan bahwa variabel habit memiliki pengaruh positif dan signifikan terbesar terhadap behavioral intention dan use behavior pada adopsi layanan uang elektronik Telkomsel Cash, untuk meningkatkan jumlah pengguna sebaiknya Telkomsel sebagai pengembang layanan Telkomsel Cash meningkatkan kualitas pelayanan terhadap konsumen, dan menambah merchant yang bekerjasama dengan Telkomsel Cash untuk digunakan dalam bertransaksi. Kata kunci: UTAUT 2, Structual Equation Model , Use behavior, Near Field Comunication, Telkomsel Cash

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.