Produksi Film Dokumenter “maskot : Filosofi Wayang†(film Dokumenter Tentang Seni Pertunjukan Wayang Golek Sebagai Media Komunikasi)

Ghiyats Nouval Ramadlan, Catur Nugroho

Abstract

Kesenian sering dijadikan sebagai media komunikasi oleh leluhur untuk penyampaian pesan salah satunya dengan media wayang. Pada era milenial ini media komunikasi semakin modern sedangkan media wayang khususnya wayang golek mulai sedikit menghilang dari fungsi sebenarnya yang sebagai media komunikasi informasi. Oleh sebab itu penulis tertarik untuk mengangkat fenomena ini kedalam sebuah film dokumenter dengan durasi 20 menit. Bertujuan mengetahui wayang golek sebagai media komunikasi pesan dapat tersampaikan dengan efektif. Film ini dibuat dengan menggunakan kamera Canon M5 untuk mendukung gambar dan suara agar telihat lebih jelas dan mendukung gambar yang tajam, serta tentunya dengan dukungan teknologi FULL HD. Kesimpulan film dokumenter media wayang golek masih dapat digunakan sebagai media penyampaian informasi yang efektif. Penggunaan wayang golek masih relevan sebagai media penyebaran informasi karena dalam media tersebut terdapat nilai-nilai kebaikan, hiburan dan pendidikan. Lebih jauh lagi penggunaan wayang golek sebagai media komunikasi pembangunan dapat melestarikan kebudayaan lokal serta menjadi media alternatif untuk mengatasi kesenjangan informasi antara masyarakat yang berada dipedesaan dan perkotaan.

Kata Kunci: Film Dokumenter, Kesenian, Media komunikasi, Wayang, Wayang golek, Bandung, Jawa Barat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0