Biaya Utang: Entrenchment Dan Alignment (studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016)

Penulis

Abstrak

Biaya utang (Cost Of Debt) adalah tingkat pengembalian atau selisih keuntungan dari jumlah pinjaman dan jumlah pengembalian yang diinginkan kreditur saat memberikan pendanaan kepada perusahaan (debitur). Besarnya biaya utang ditentukan melalui resiko yang dimiliki perusahaan yang salah satunya adalah asimetri informasi. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan asimetri dan mempengaruhi besaran biaya utang, yaitu diantaranya efek entrenchment dan efek alignment. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh entrenchment dan efek alignment terhadap biaya utang perusahaan manufaktur baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016 dengan jumlah sample penelitian adalah 8 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Periode pengamatan adalah 5 tahun dengan menggunakan software SPSS 22 dengan model analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa variabel independen entrenchment dan efek alignment berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu biaya utang secara simultan. Begitu pula secara parsial, variabel independen entrenchment berpengaruh signifikan positif terhadap biaya utang. Sedangkan entrenchment berpengaruh signifikan negatif terhadap biaya utang. Kata kunci: entrenchment; alignment; biaya utang.

Referensi

Fan J. P. H.; T. J. Wong. (2002). Corporate ownership structure and the informativeness of accounting earnings in east Asia. Journal of Accounting And Economics, 33, 133–152.

Fatmawati, I. (2013). Moderasi komitmen organisasi dan ketidakpastian lingkungan dalam pengaruh partisipasi anggaran terhadap senjangan anggaran pada satuan kerja pemerintah kabupaten serang. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Sanjaya, I. P. S. (2010). Efek entrenchment dan alignment pada manajemen laba. Simposium Nasional Akuntansi, Volume XIII, Pp. 1–26.

Siregar, B. (2011). Kebijakan dividen pada perusahaan yang dikendalikan oleh pemegang saham pengendali. Jurnal Akuntansi &Manajemen, Desember, 22(3), Pp. 257–275.

Siregar, B. (2008). Ekspropriasi pemegang saham minoritas. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Pp. 1–34.

Yodhianto, A., & Diyanty, V. (2016). Efek entrenchment dan alignment pengendali akhir keluarga dan peran dewan komisaris terhadap biaya utang. Simposium Nasional Akuntansi, Volume XIX, P. 3.

Zulaeha, S. (2017). Insentif passive income pada multi level marketing syariah di mulia artha qives jakarta dalam perspektif fiqh muamalah. Diploma Thesis, Uin Raden Fatah Palembang.

Diterbitkan

2017-12-01

Terbitan

Halaman

2640-2647

Bagian

Program Studi S1 Akuntansi