Pengaruh Faktor-faktor Fraud Triangle Terhadap Financial Statement Fraud (studi Pada Perusahaan Sektor Jasa Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (bei) Periode 2010-2015)
Abstract
Perusahaan sebaiknya memberikan informasi yang transparan kepada pihak luar. Ketidakseimbangan informasi antara manajemen dan pihak luar dapat menjadi celah manajemen melakukan kecurangan. Informasi yang dibutuhkan oleh pihak luar yaitu laporan keuangan. Laporan keuangan memberikan informasi kinerja perusahaan sehingga laporan keuangan harus menyajikan informasi sesuai dengan karakteristik kualitatif. Namun perusahaan masih saja mengabaikan sehingga muncul adanya kecurangan yaitu kecurangan laporan keuangan. Kecurangan laporan keuangan adalah hal yang disengaja yang dapat memberikan informasi yang mempengaruhi pemakai laporan keuangan dalam mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraud triamgle diantaranya variabel tekanan (diukur dengan perubahan total aset, leverage, return on asset, dan ownership), variabel kesempatan (diukur dengan piutang penjualan dan komisaris independen), dan variabel rasionalisasi (diukur dengan pergantian auditor eksternal) terhadap kecurangan laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini perusahaan sektor jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010-2015. Teknik pemilihan sampel adalah purposive sampling dengan banyaknya sampel 36. Tenik analisis yang digunakan adalah regresi logistik. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan secara simultan dan parsial parsial tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kontribusi pengembangan ilmu fraud auditing khusunya fraud triangle. Serta memberikan informasi tambahan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan melakukan kecurangan laporan keuangan. Kata Kunci: kecurangan laporan keuangan, fraud triangle, tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi
References
Albrecht, W. S. (2012). Fraud examination. South Western.
Husada, S. P., Bramantyo, R., Subroto, B., Setianto, H., & Manindjo, I. (2015). Fraud risk and control. Yayasan Pendidikan Internal Auditor.
Kusumawardhani, P. (2013). Deteksi financial statement fraud dengan analisis fraud triangle pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI. Jurnal Akuntansi UNESA Vol. 1, No3.
Maghfiroh, N., Ardiyana, K., & Syafnita. (2015). Analisis pengaruh financial stability, personal financial need, external pressure, dan ineffective monitoring pada financial statement fraud dalam perspektif fraud. Jurnal Ekonomi dan BIsnis, Volume 16 Nomor 01 Maret 2015 ISSN : 1693–0908, 51–66.
Martantya, & Daljono. (2013). Pendeteksian kecurangan laporan keuangan melalui faktor risiko tekanan dan peluang (studi kasus pada perusahaan manufaktur yang mendapat sanksi dari bapepam periode 2002–2006). Diponegoro journal of accounting 2(2)ISSN(Online); 2337–3806, 1–12.
Rachmawati, K. K., & Marsono. (2014). Pengaruh faktor-faktor dalam perspektif fraud triangle terhadap fraudulent financial reporting. Diponegoro Journal of Accounting Volume 3, Nomor 2 ISSN: 2337–3806.
Sari, S. T. (2016). Pengaruh financial stability, external pressure, financial targets, ineffective monitoring, rationalization pada financial statement fraud dengan perspektif fraud triangle. JOM Fekom Vol.3 No 1.
Sihombing, K. S., & Rahardjo, S. N. (2014). Analisis fraud diamond dalam mendeteksi financial statement fraud: Studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) tahun 2010–2012. Diponegoro Journal of Accounting Volume 03 NO. 02 ISSN (Online) 2337–3806, 1–12.
Skousen, C. J., Smith, K. R., & Wright, C. J. (2009). Detecting and predicting financial statement fraud: The effectiveness of the fraud triangle and SAS no. 99. Journal of Advance in Financial Economics, 13, 53–81.
Tessa, C., & Harto, P. (2016). Fraudulent financial reporting : Pengujian teori fraud pentagon pada sektor keuangan dan perbankan di Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi XIX.
Tiffani, L., & Marfuah. (2015). Deteksi financial statement fraud dengan analisis fraud triangle pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia. JAAI Volume 19 No.2.
Tuanakotta, T. M. (2010). Akuntansi forensik & audit investigatif. Salemba Empat.
Widarti. (2015). Pengaruh fraud triangle terhadap deteksi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI). Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya Vol.13 No.2 Juni 2015, 229–244. ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : 4(3)Desember 2017 | Page 2721.
Yesiarini, M., & Rahayu, I. (2016). Analisis fraud diamon dalam mendeteksi financial statement fraud (studi empiris pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2010–2014). Simposium Nasional Akuntansi XIX, Lampung.



