Pengaruh Good Corporate Governance Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2016)
Abstract
Abstrak Perusahaan manufaktur adalah perusahaan industri pengolahan yang mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Perusahaan manufaktur identik dengan pabrik yang mengaplikasikan mesin-mesin, peralatan, teknik rekayasa dan tenaga kerja. Perusahaan manufaktur di bursa BEI digolongkan kedalam 3 sektor yaitu: (1) sektor industri dasar dan kimia; (2) sektor aneka industri dan; (3) sektor industri barang konsumsi. Organisasi harus memiliki tanggung jawab sosial dan good corporate governance yang baik. Pandangan dalam dunia usaha dimana perusahaan hanya fokus untuk menghasilkan kinerja perusahaan yang baik dengan cara mendapatkan laba yang setinggi-tingginya dan mengabaikan dampak sosial yang ditimbulkan dari kegiatan usahanya kini sudah tidak dapat diterima lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memberikan bukti empiris secara simultan maupun parsial pengaruh komisaris independen, dewan direksi, komite audit, corporate social responsibility terhadap return on equity sebagai proksi kinerja keuangan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Purposive Sampling dengan 60 sampel Penelitian ini dilakukan dengan memperoleh data sekunder laporan tahunan dari website resmi Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis linear regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel komisaris independen, dewan direksi, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap ROE sebagai proksi kinerja keuangan. sedangkan variabel corporate social responsibility berpengaruh secara parsial terhadap ROE sebagai proksi kinerja keuangan. Sedangkan secara simultan variabel komisaris independen, dewan direksi, komite audit, dan corporate social responsibility berpengaruh terhadap ROE sebagi proksi kinerja keuangan. Kata Kunci : komisaris independen, dewan direksi, komite audit, corporate social responsibility, ROE Abstract A manufacturing company is a processing industry company that processes raw materials into semi-finished goods or finished goods. Manufacturers are synonymous with factories that apply machines, equipment, engineering and manpower. BEI's manufacturing companies are classified into three sectors: (1) basic and chemical industry sectors; (2) various industry sectors and; (3) consumer goods industry sector. The organization must have good social responsibility and good corporate governance. A view in the corporate world where the company only focuses on producing good corporate
References
Adebayo, B., Babatunde, & Ishmael. (2014). Good corporate governance and organisational performance: An empirical analysis. International Journal of Humanities and Social Science 4(7)(1); May 2014.
Desy, L., & Hapsari, D. W. (2015). Pengaruh good corporate governance dan corporate social responsibility terhadap kinerja keuangan perusahaan. e-proceeding of management: 2(3).
Desember 2015.
Dianawati, & Fuadati. (2016). Pengaruh CSR dan GCG terhadap nilai perusahaan: Profitabilitas sebagai.
Variabel Intervening. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen: Volume 5, Nomor 1, Januari 2016.
Effendi, M. A. (2016). The power good corporate governance. Saelemba Empat.
Ghozali, I. (2013). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Badan Penerbit BPFE.
Giannarakis, K., Zafeiriou, & Partalidou. (2016). The impact of corporate social responsibility on financial performance. Investment Management and Financial Innovations, Volume 13, Issue 3, Article 2016.
Hamdani. (2016). Good corporate governance: Tinjauan etika dalam praktik bisnis. Mitra Wacana Media.
Ikapel, O. F. (2016). Analysis of intellectual capital and financial performance of commercial banks in kenya : An application of value added intellectual capital (vaictm). International Journal Of Research in Accounting and Finance, Vol. 6 Issue 7, July 2016, ISSN (o) : 2231–5985.
Imaniar, & Rahmawaty. (2012). Pengaruh intellectual capital terhadap kinerja keuangan. ISSN 2301–4717, Jurnal Akuntansi dan keuangan.
Indrawan, R., & R.P, Y. (2014). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan campuran untuk manajemen, pembangunan, dan pendidikan. Penerbit PT Refika Aditama. (2015). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Campuran Untuk Manajemen, Pembangunan, dan Pendidikan. Penerbit PT Refika Aditama.
Indrawati. (2015). Metode penelitian manajemen dan bisnis konvergensi teknologi komunikasi dan informasi. Aditama.
Fahmi, I. (2014). Manajemen keuangan perusahaan dan pasar modal. Penerbit Mitra Wacana Media.
Islam, M. A. (2014). An analysis of the financial performance of national bank limited using financial ratio. Journal of Behavioural Economics, Finance, Entrepreneurship, Accounting and Transport, 2014, 2(5), 121–129.
Kamatra, N., & Kartikaningdyah, E. (2015). Effect corporate social responsibility on financial.
Performance. International Journal of Economics and Financial Issues Vol 5 (Special Issue) 2015.
Mardikanto, T. (2014). Csr corporate social responsibility (tanggung jawab sosial korporasi). Alfabeta.
Muhammady, E. (2012). Pengaruh kinerja keuangan dan corporate social responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufactur yang terdaftar di BEI. Skripsi FE Universitas Gunadarma Jakarta: tidak diterbitkan.
M, R. R. D., & Priantinah, D. (2012). Pengaruh good corporate governance dan pengungkapan corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan. E-journal UNY, Jurnal Nominal. Vol 1.
Nomor 1 Tahun 2012.
Novrianti, & Armas. (2012). Pengaruh corporate social responsibility dan good coporate governance terhadap kinerja perusahaan. Jurnal Akuntansi, 1(1), Oktober 2012 : 1–11. ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : Vol.5, No.1 Maret 2018 | Page 593 12.
Nugroho, F. A., & Rahardjo, S. N. (2014). Analisis pengaruh corporate social responsibility dan karakteristik good corporate governance terhadap kinerja perusahaan. Jurnal Undip, Volume 03 Nomor 02 Tahun 2014, Halaman 1–10 ISSN: 2337–3806. Rany, A., Yoseph, dan Gerianta. Pengaruh Peneran Good Corporate Governance terhadap Return on Equity (ROE). Skripsi FE Universitas Udayana Bali: tidak diterbitkan.
Sarwono, J. (2012). Statistik terapan: Aplikasi untuk riset skripsi, tesis dan, disertasi menggunakan SPSS, amos dan excel. Penerbit PT Elex Media Komputindo.
Subadi, Mariana Magdalena Ni Made Meilany. (2016). Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility (CSR) dan intellectual capital (IC) pada kinerja pasar. ISSN 2302–8559, e-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 14.3.2016, hal 2163–2191.
Soemohadiwidjojo, A. T. (2015). Panduan praktis menyusun KPI key performance indicator. Raih Asa Sukses.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistyowati, & Fidiana. (2017). Pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan pada.
Perusahaan Perbankan. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi : Volume 6, Nomor 1, Januari 2017.
Sunjoyo, R., Verani, N., & Albert. (2013). Aplikasi SPSS untuk smart riset: Program IBM SPSS 21. Alfabeta.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Tersedia: file:///C:/Users/toshibs/Downloads/UU_40_2007%20(1).PDF
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. (2014). Peraturan otoritas jasa keuangan nomor 33 /pojk. 04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Tersedia: file:///C:/Users/toshibs/Downloads/POJK_33_2014.pdf.
Widarjono, A. (2013). Ekonometrika: Pengantar dan aplikasinya, ekonosia. UPP STIM YKPN Website www.sahamok.com idx.co.id.



