Eksplorasi Jaringan Motifs Untuk Menganalisis Dinamika Jaringan Transaksi Di Indonesia Pada Krisis Ekonomi Global Tahun 2008

Alvie Ahmad Khemal, Andry Alamsyah

Abstract

Runtuhnya stabilitas ekonomi yang di sebabkan oleh krisis ekonomi memberikan potensi kerusakan yang signifikan dalam berbagai sektor ekonomi. Potensi kerusakan yang di akibatkan oleh jatuhnya sistem ekonomi berdampak langsung kepada kesejahteraan dan kestabilan hidup masyarakat. Kesejahteraan dan kestabilan terhadap hidup masyarakat di pengaruhi oleh turunnya sektor tradable (sektor yang dapat di perdagangkan) dalam sisi sektoral pada sebuah negara, sektor tersebut mempengaruhi gelombang pemutusan kerja secara bertahap dan berefek kepada mengecilnya pangsa tenaga kerja dalam pendapatan nasional sebuah negara. Penurunan pangsa tenaga kerja yang berangsur akan di ikuti penurunan konsumsi masyarakat yang jika berlanjut akan berpotensi untuk meningkatkan transmisi krisis yang di sebabkan oleh terhambatnya kemampuan untuk melakukan pembiayaan ekonomi. Dalam beberapa fase peristiwa ekonomi yang terjadi, lesunya kegiatan usaha dan meluasnya pemutusan hubungan kerja berpotensi meningkatkan kredit non-lancar pada sistem bank dan selanjutnya akan menahan bank dalam menyalurkan kreditnya berefek kepada perlambatan ekonomi dalam sebuah negara. Penyaluran kredit non-lancar yang di sebabkan oleh menurunnya kinerja sektor tradable mempengaruhi dinamika yang terjadi dalam jaringan pada sistem pembayaran dalam perbankan. Semua bank dalam sistem pembayaran saling terhubung dalam jaringan besar yang menyokong struktural keuangan bagi ekonomi secara keseluruhan. Bank Indonesia Real-Time Gross Settlement (BI-RTGS) merupakan transaksi pembayaran elektronik antar-bank bernilai besar dan memiliki kontribusi besar dalam sistem pembayaran nasional sehingga perlu di lakukan pengawasan untuk menjaga agar sistem keuangan tetap stabil. Stabilitas ekonomi nasional juga di pengaruhi oleh tekanan dari peristiwa ekonomi yang terjadi dalam pasar global yang ikut membentuk dinamika transaksi antar-bank dalam sistem BI-RTGS. Setiap bank yang saling terhubung melakukan transaksi secara mutual yang membentuk karakteristik pola transaksi antar-bank yang berbeda dalam setiap periode yang berbeda. Untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas bank, karakteristik pola di identifikasi dengan menggunakan transaksi artificial BI-RTGS. Karakteristik pola pada penelitian ini menggunakan karakteristik 13 kombinasi three-node motif atau 13 kombinasi triadic-motif. Mengidentifikasi karakteristik pola bertujuan untuk melihat model karakteristik transaksi yang paling menggambarkan jaringan transaksi pada suatu peristiwa ekonomi. Analisis motif di tujukan untuk melihat perubahan karakteristik pola model pada transaksi dalam sistem BI-RTGS ketika terjadinya krisis ekonomi global 2008. Kata kunci: Jaringan Transaksi; Krisis Ekonomi; Motif Jaringan; Three-Node Motif; Tridic-Motif

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0