Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Pertumbuhan Laba Perusahaan Dengan Metode Rgec (studi Pada Bank Bumn Periode Tahun 2007-2016)
Abstract
Kesehatan bank merupakan kepentingan semua pihak terkait, baik pemilik, manajemen bank, masyarakat pengguna jasa bank, dan Bank Indonesia selaku otoritas pengawasan perbankan dan pemerintah. Kegagalan perbankan akan berakibat buruk terhadap perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, Bank Indonesia membuat peraturan tentang sistem penilaian tingkat kesehatan bank yang diatur dalam PBI No 13/1/PBI/2011 dan mewajibkan bank untuk melakukan penilaian tingkat kesehatan Bank dengan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital). Risk profile dihitung menggunakan rasio NPL, PDN, dan LDR, GCG dengan nilai komposit GCG, Earnings dengan rasio ROA dan NIM, dan Capital dengan rasio CAR. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif dan konklusif. Teknik pengambilan sampel adalah nonprobality sampling, dimana penelitian ini berfokus pada Bank BUMN dan semua Bank BUMN menjadi sampel dalam penelitian ini, yaitu Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Tabungan Negara. Pemodelan yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPL, PDN, dan CAR berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba, NIM berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba, dan LDR, GCG, ROA berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba Bank BUMN periode 2007-2016. Kata Kunci: NPL, LDR, PDN, BOPO, CAR, Pertumbuhan Laba dan BankDownloads
References
Kasmir. (2011). Manajemen Perbankan Edisi Keenam. Jakarta: Raja Grafindi Persada.
Budisantoso, Totok, & Sigit, T. (2006). Bank dan Lembaga Keuangan Lain Edisi 2. Jakarta: Salemba Empat.
Wardiah, M. L. (2013). Dasar-Dasar Perbankan. Bandung: Pustaka Setia.
Bank Indonesia. (2011). Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/pbi/2011 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: Bank Indonesia
Purwoko, Didik dan Bambang Sudiyatno . (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Bank (Studi Empirik pada Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE),
Mayasari dan Setiawan. (2013) Rasio Permodalan pada Bank Pembangunan Dae rah. Journal of Business and Banking, 3(1).199-134
Ramadaniar et al. (2013). Analisis Rasio Keuangan Perbankan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Bank (Studi Pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang listing di BEI untuk Periode Tahun 2009 -2011). Universitas Brawijaya
Surat Edaran Bank Indonesia No. 9/12/DNDP
Hanafi, M., M., & Halim, A. (2008). Analisis Laporan Keuangan Edisi Ketiga. Jakarta: ISBN.
Taswan. (2010). Manajemen Perbankan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Kasmir. (2010). Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Harahap, S. S. (2010). Teori Akuntansi Revisi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Setyaningsih, N. R. (2013). Pengaruh Kesehatan Bank terhadap Pertumbuhan Laba (Studi pada Bank Syariah Indonesia Tahun 2010-2012). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol.2, No.2 Maret 2014.
Rodiyah. (2015). Pengaruh Rasio Indikator Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Perbankan Go Public(Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2009-2013). Kompartemen, Vol. XIV No.1, Maret 2016.
Aprilia, U. N. (2017). Pengaruh Tingkat Kesehatan Perbankan terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa di Indonesia Periode 2012 -2015. e-Proceeding of Management Vol.4, No.3 Desember 2017.
Suryani, Y. H. (2017). Analisis Pengaruh Rasio -Rasio Risk Based Bank Rating terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI . Kitabah : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah Vol.1, No.1
Pratito, D. W. (2015). Analisis Pengaruh Kebijakan Giro Wajib Minimum (GWM),Posisi Devisa Netto (PDN), Loan to Deposit Ratio (LDR),Posisi Devisa Netto (PDN), Loan to Deposit Ratio (LDR),Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN),dan Suku Bunga SBI Terhadap Perubahan Laba. Jurnal Dinamika Sosbud Vol.17, No.2 Desember 2015.
Puspitasari, D. (2015). Analisis Pengaruh Kebijkan Giro Wajib Moinimum, Posisi Devisa Neto, Loan to Deposit Ratio, Cadangan Kerugian Penutunan Nilai,dan Suku Bunga SBI terhadap Perubahan Laba. Jurnal Dinamika Sosbud Vol.17, No.2 Desember 2015
Tumewu, R. A. (2014). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Profitabilitas. Journal Accountability Vol.3 No.1 Juni 2014.
Fathoni, M. I. (2012). Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank terhadap Pertumbuhan Laba pada Sektor Perbankan yang Terdapat di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol.4 No.1, Maret 2012.
Doloksaribu, A. (2012). Pengaruh Rasio Indikator Tingkat Kesehatan Bank terhadap Pertumb uhan Laba Perusahaan Perbankan Go Public. Jurnal Ilmiah FEB Universitas Brawijaya Vol.2, No.2
Lubis, A. (2013). Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank terhadap Pertumbuhan Laba pada BPR di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol.1, No.4 2013.
Purwanto, H. (2017). Pengaruh Kesehatan Keuangan Bank terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Bank Go-Public di Indonesia Periode 2010-2014. Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol.6, No.2 Tahun 2017.
Yuliatiningrum. (2016). Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Pertumbuhan Laba Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI.



