Aktivitas Komunikasi Ritual Pemakaman Di Daerah Cilebak

Aang Wardiana, Agus Aprianti

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul “Aktvitas Komunikasi Ritual Pemakaman di Daerah Cilebak†ini bertujuan untuk melihat bagaimana kegiatan-kegiatan atau ritual yang masih dilestarikan di daerah Cilebak yang berada di perkampungan sangat pelosok. Karena minimnya suatu pengetahuan serta kurangnya rasa keingintahuan terhadap sesuatu menjadikan apa yang dilakukan oleh masyarakat Cilebak hanya berdasarkan orang-orang terdahulu mereka bukan berdasarkan kebenaran yang telah dibuktikan kebenarannya atau dibuktikan ketidakbenarannya. Sesuatu yang secara logika dianggap hanya mitos belaka bisa saja dianggap itu merupakan suatu kebenaran. Tradisi masyarakat di Cilebak yakni tidak pernah membantah apa yang dikatakan orang tua mereka, jika orang tua mengatakan tidak boleh maka jangan sesekali dilakukan karena itu dianggap pamali. Anak-anak jaman dahulu tidak banyak bertanya karena jika banyak bertanya akan dimarahi oleh orang tuanya, jika sudah dikatakan pamali berarti tidak boleh dan akan ada akibatnya nanti. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa ritual atau kegiatan yang masih dilakukan sampai saat ini yang belum tentu kebenarannya ada atau terjadi, mereka hanya mendengar dari orang lain dari mulut ke mulut. Tradisi di Cilebak tidak pernah membantah atau menanyakan lebih detil tentang berita yang mereka terima oleh karena itu mereka langsung mempercayainya karena takut dengan pamali yakni takut akan ada akibatnya nanti yang akan menimpa mereka. Kata kunci: Aktivitas, komunikasi ritual, budaya, etnografi.

ABSTRACT The research entitled "Communication Activities of Funeral Rituals in Cilebak Area" aims to see how the activities or rituals that are still preserved in the Cilebak area are located in very remote villages. Because of the lack of knowledge and a lack of curiosity about something, what Cilebak people do is only based on their previous people, not based on truths that have been verified or proven to be untruthful. Something that is logically considered a mere myth can be considered as a truth. The tradition of the people in Cilebak is that they have never denied what their parents said, if parents say it is not possible, do not do it occasionally because it is considered to be a pamali. Children in ancient times did not ask much because if asked a lot they would be scolded by their parents, if it was said pamali it means that they should not and there will be consequences later. The results of the study show that there are some rituals or activities that are still carried out to this day that are not necessarily true or occur, they only hear from others by word of mouth. The tradition in Cilebak never denied or asked for more details about the news they received because they immediately believed it because they were afraid of pamali, namely fearing that there would be consequences that would befall them. Keyword: Activities, ritual communication, culture, ethnography.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0