Peran Bandung Creative Hub Dalam Membentuk City Branding Kota Bandung Sebagai Kota Kreatif

Rizki Audina, Nur Atnan

Abstract

ABSTRAK Sektor periwisata merupakan salah satu sektor penyumbang pendapatan tertinggi bagi suatu kota atau kabupaten. Oleh karena itu, kegiatan city branding perlu dilakukan sebagai upaya pengemasan potensi, diferensiasi dan keunggulan yang dimiliki kota/kabupaten tersebut dengan tujuan menarik minat para wisatawan. Kota Bandung melihat potensi kreatif yang dimiliki oleh kota nya dan mengemas potensi tersebut menjadi rancangan city branding yang berlandaskan kepada kegiatan kreatif. Dalam upaya pengembangan sebuah kota wisata, Kota Bandung berupaya untuk melengkapi fasilitas-fasilitas public pendukung kegiatan pariwisata yang bersifat multifungsi. Selain sebagai fasilitas umum namun juga sebagai objek wisata dengan memadukan sisi kreatifitas dalam pembangunan nya. Hal ini dilakukan untuk mengisi kekurangan Kota Bandung dari segi objek wisata alami. Demi menjaga keberlangsungan budaya kreatif di Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung membangun fasilitas penunjang kegiatan yaitu Bandung Creative Hub sebagai pusat kreatifitas dalam tahap inkubasi ide, produksi dan promosi potensi kreatif dari 16 sub-sektor ekonomi kreatif yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Informan penelitian nya ialah pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, pengelola Bandung Creative Hub, pihak Bandung Creative City Forum dan perwakilan dari 4 sub-sektor ekonomi unggulan yaitu fesyen, musik, kuliner dan film. Hasil penelitian didapatkan dari data hasil wawancara serta observasi terhadap peran Kota Bandung dalam membentuk city branding Kota Bandung sebagai kota kreatif. Hasil dari penelitian menyebutkan bahwa peran dari Bandung Creative Hub ialah sebagai motor penggerak kegiatan kreatif dan konservasi city branding serta pendorong kolaborasi antar sub sektor. Serta berdasarkan data yang dihimpun dari wawancara bersama para perwakilan pelaku kreatif dari 4 sub-sektor ekonomi kreatif unggulan tersebut, dijelaskan bahwa peran-peran sejauh ini telah berhasil dilakukan. Kata kunci: Bandung Creative Hub, City Branding, Kota Bandung, Kreatif, Kota Kreatif, Pariwisata

ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.6, No.1 April 2019 | Page 1722


ABSTRACT The tourism sector is one of the highest income contributing sectors for a city or district. Therefore, city branding activities need to be done as an effort to pack the potential, differentiation and eminence by the city / district with the aim of attracting tourists. The city of Bandung sees the creative potential of the city and packs that potential into a city branding design that is based on creative activities. In supporting the development of a tourism citys, Bandung City eager to develop public supporting facilities that has multifunctional usability and purpose. In addition to public facilities, but also as a tourist attraction by combining the creativity in its development. This is done to fill the shortcomings of Bandung City in terms of natural attractions. Bandung City, Bandung City Government through the Bandung City Office of Culture and Tourism built a supporting activity center namely Bandung Creative Center as a center of creativity to support the idea’s incubation, production and promotion phase activities of creative potential from 16 existing creative industry sub-sectors. The method used in this study is a qualitative method with descriptive analysis. The informants of his research were the Bandung City Culture and Tourism Office, the manager of the Bandung Creative Hub, the Bandung Creative City Forum and representatives from 4 leading economic sub-sectors namely fashion, music, culinary and film. The results of the study were obtained from data from interviews and observations on the role of the City of Bandung in forming the city branding of Bandung as a creative city. The results of the study state that the role of Bandung Creative Hub is as a driving force for creative activities and conservation of city branding and a driver of collaboration among sub-sectors. And based on data compiled from interviews with representatives of creative actors from the four leading creative economic sub-sectors, it was explained that the roles so far had been successfully carried out.. Key words: Bandung Creative Hub, City Branding, Bandung City, Creative, Creative City, Tourism

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0