Pengaruh Likuiditas , Leverage Dan Sales Growth Terhadap Financial Distress (studi Kasus Pada Perusahaan Otomotif Dan Komponen Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2016)

Nala Septedi Perdana, Vaya Juliana Dillak

Abstract

ABSTRAK Financial distress merupakan proses menurunnya posisi keuangan yang dialami perusahaan sebelum kebangkrutan maupun likuidasi. Financial distress ditandai dengan ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh secara simultan dan parsial antara rasio likuiditas, leverage, dan sales growth terhadap financial distress pada perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar pada Bursa efek Indonesia pada periode 2013-2016. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 12 sampel dalam kurun waktu 4 tahun sehingga didapat 48 total sampel perusahaan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik dengan menggunakan aplikasi SPSS 24.0. Berdasarkan hasil penelitian, variabel rasio likuiditas, leverage, dan sales growth mempengaruhi financial distress sebanyak 36,2%, dan 63,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Secara parsial, variabel leverage yang diproksikan dengan debt to asset (DAR) berpengaruh positif terhadap financial distress. Sedangkan variabel likuiditas yang diproksikan dengan current ratio (CR) dan sales growth tidak berpengaruh terhadap financial distress. Dari hasil penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh positif antara leverage terhadap financial distress, maka investor diharapkan agar lebih memperhatikan tingkat leverage suatu perusahaan, dengan melihat jumlah hutang suatu perusahaan tersebut dan menjadi tolok ukur keadaan keuangan perusahaan tersebut.. Dan untuk manajemen perusahaan, sebaiknya perusahaan harus memperhatikan dan dapat mengontrol jumlah hutang dalam perusahaannya agar terhindar dari financial distress. Kata kunci: Financial Distress, Likuditas, Leverage, Sales Growth ABSTRACT Financial distress is the process of decreasing the financial position experienced by the company before bankruptcy or liquidation. Financial distress is characterized by the inability of companies to fulfill their obligations. This study aims to determine the simultaneous and partial influence between liquidity, leverage, and sales growth ratios on financial distress in automotive companies and components listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2013-2016. This research uses quantitative methods. The sampling technique in this study was purposive sampling technique. The sample in this study were 12 samples in a period of 4 years so that 48 total samples were obtained. The analysis technique used in this study is logistic regression analysis using the SPSS 24.0 application. Based on the results of the study, the variable liquidity ratio, leverage, and sales growth affect financial distress as much as 36.2%, and 63.8% are influenced by other factors outside the research variable. Partially, the leverage variable that is proxied by debt to asset (DAR) has a positive effect on financial distress. While the liquidity variable that is proxied by the current ratio (CR) and sales growth does not affect financial distress. From the results of research that shows a positive influence between leverage and financial distress, investors are expected to pay more attention to the leverage level of a company, by looking at the debt amount of a company and measuring the financial condition of the company. And for company management, the company should pay attention and can control the amount of debt in the company to avoid financial distress. Keywords: Financial Distress, Liquidity, Leverage, Sales Growth

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0