Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Anggota Legislatif (studi Pada Kanor Dprd Provinsi Lampung) Effect Compensation On Performance Of Legislative Members ( Stury In The Lampung Provincial Dprd Office)

Arnilla Permaisuri, Fetty Poerwitasary

Abstract

Abstrak Salah satu hal yang menjadi fokus perhatian pemerintah atau birokrat adalah bagaimana usaha untuk mengfektifkan sebuah organisasi dan sumber daya yang ada serta memperbaiki produktivitas, kualitas dan layanan, dimana kebutuhan manusia yang semakin hari semakin bertambah yang terdiri dari bermacam macam jenis. Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah untuk mengetahui apakah dengan adanya perubahan aturan tentang tunjangan/ kompensasi yang diterima pada tahun 2014 dan 2017 dengan peraturan yang berbeda memiliki pengaruh terhadap kinerja yang dihasilkan oleh anggota DPRD. Metode yang digunakan penulis pada penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif, sampel yang digunakan berjumlah 70 orang, dari total populasi yang ada dalam penelitian sebanyak 85. Analisis data yang digunakam penulis adalah analisis deskriptif, regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil yang didapat bahwa kompensasi yang diterima oleh anggota DPRD Provinsi Lampung berpengaruh signifikan negatif terhadap kinerja yang dihasilkan oleh anggota DPRD Provinsi Lampung. Artinya terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja anggota DPRD Provinsi Lampung. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil pengujian koefisien determinasi menunjukan bahwa kompensasi memiliki pengaruh sebesar 3% terhadap kinerja anggota DPRD, sedangkan 97% dipengaruhi oleh variable selain kompensasi yang tidak dibahas pada penelitian ini. Hasil penelitian yang dapat menjadi masukan untuk Kantor DPRD Provinsi Lampung khususnya Pemerintah Provinsi Lampung, Sebaiknya pemerintah perlu mempertimbangkan lagi mengenai jenis pemberian kompensasi kepada anggota DPRD agar dapat dipergunakan untuk hal yang bermanfaat, selain untuk mensejahterakan anggota DPRD tetapi dapat mensejahterakan rakyat juga. Kata Kunci: Kompensasi, Kinerja Pegawai Abstract One of the things that is the focus of the government or bureaucrats is how to make an organization and the resources available and improve productivity, quality and services, where human needs are keep increasing which consists of various types. In the research conducted by the author is to find out whether the changes in rules regarding benefits / compensation received in 2014 and 2017 with different regulations have an influence on the performance produced by legislation (DPRD) members. The method used by the author in this study is quantitative research methods, the sample used amounted to 70 people, from the total population in the study as many as 85. Data analysis technique analysis used by the author is descriptive analysis, simple linear regression, coefficient of determination, and hypothesis testing. The results obtained that compensation received by members of the Lampung Province DPRD had a significant negative effect on the performance produced by members. This means that there are other factors that can affect the performance of members of the Lampung Province DPRD. This is evidenced by the results of testing the coefficient of determination showing that compensation has an effect of 3% on the performance of DPRD members, while 97% is influenced by variables other than compensation which were not discussed in this study. The results of the research that can be input for the DPRD Office of Lampung Province, especially the Lampung Provincial Government. It is better if the government needs to consider the type of compensation to DPRD members so that it can be useful, in addition to the welfare of the DPRD members. Keywords: Compensation, Employee Performance

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0