Pengaruh Corporate Social Responsibility Dan Default Risk Terhadap Earnings Response Coefficient (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada 2011-2015)

Septirta Rofliandhy, Khairunnisa Khairunnisa, Annisa Nurbaiti

Abstract

Abstrak Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar pengguna laporan keuangan dalam membuat keputusan ekonomi. Oleh karena itu, perusahaan tidak diperbolehkan untuk memberikan informasi yang menyesatkan dan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada dasarnya laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi penting yang digunakan oleh investor dalam menilai kinerja perusahaan. Informasi laba bersih yang diperoleh bisa dijadikan dasar untuk menilai seberapa besar nilai return investor dari setiap saham yang dibelinya. Secara sederhana ERC dapat diartikan sebagai perubahan harga saham yang diakibatkan oleh penerbitan laporan keuangan oleh perusahaan. Umumnya ketika suatu perusahaan memperoleh laba, maka laba tersebut akan menaikan harga saham perusahaan tersebut. Begitu juga sebaliknya jika perusahaan mengalami kerugian maka akan menurunkan harga sahamnya. Akan tetapi ada beberapa kejadian yang tidak sejalan dengan teori tersebut, yang menyebabkan terjadinya perubahan pada nilai ERC. Pada penelitian ini jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 39 perusahaan manufajtur pada periode 2011 hingga 2015. Metode yang digunakan adalah metode regresi data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengungkapan corporate social responsibility dan Default Risk terhadap earnings response coefficient dengan determinasi koefisien sebesar 0.3%. Secara parsial corporate social responsibility dan default risk tidak berpengaruh terhadap earnings response coefficient.

Kata Kunci: Corporate Social Responcibility, Default Risk, Earnings Response Coefficient Abstract The purpose of financial statements is to provide information on the financial position, financial performance, cash flows of entities that benefit most users of financial statements in making economic decisions. Therefore, the company is not allowed to provide misleading information and must comply with applicable regulations. Basically financial statements are one of the important sources of information used by investors in assessing company performance. Net profit information obtained can be used as a basis to assess how much the value of investor returns of each stock bought. In simple terms ERC can be interpreted as a change in stock prices resulting from the issuance of financial statements by the company. Generally when a company makes a profit, then the profit will raise the stock price of the company. Vice versa if the company suffered losses will reduce the price of its shares. However, there are some incidents that are not in line with the theory, which causes a change in the value of ERC. In this study the number of samples used in this study as many as 39 manufajtur companies in the period 2011 to 2015. The method used is a panel data regression method. The result of analysis shows that corporate social responsibility disclosure and Default Risk to earnings response coefficient with coefficient determination equal to 0.3%. Partially corporate social responsibility and default risk have no effect on earnings response coefficient.

Keywords: Corporate Social Responcibility, Default Risk, Earnings Response Coefficient

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0