Analisis Penerapan Value Co-creation Dalam Pengembangan Produk Baru (studi Kasus Pada Maradeca Coffee Store, Kota Bandung)

Chandra Rifki Habibullah, Sisca Eka Fitria

Abstract

Abstrak Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep yang menempatkan kreativitas dan pengetahuan sebagai aset utama dalam menggerakkan ekonomi. Ekonomi kreatif memiliki berbagai sektor, sektor ekonomi kreatif yang tercatat paling besar menyumbang untuk ekonomi indonesia adalah pada sektor kuliner, ekonomi kreatif pernah menyelamatkan ekonomi Indonesia dari keterpurukan dan peran itu dimainkan oleh Usaha Kecil Menengah (UKM), Di Kota Bandung sendiri terdapat banyak sekali UKM, terdapat salah satu UKM yang bergerak disektor kuliner yaitu Maradeca Coffee Store, Maradeca yang diketuai oleh Evrian Kharisma ini telah berdiri sejak tahun 2012, dalam mengembangkan produknya Maradeca ingin agar produknya tidak hanya mampu memberi suatu nilai yang dapat dinikmati indera, tetapi juga mampu memberikan kesan tersendiri bagi para konsumen yang memilikinya. Maka Maradeca menerapkan value cocreation dalam proses pengembangan produknya. Peneliti akan melihat proses pengembangan produk yang terjadi di Maradeca, untuk mengidentifikasi proses penciptaan nilai bersama (value co-creation) ini peneliti menggunakan model the DART, di setiap variabel dimulai dari dialog yang yang dilakukan antara Maradeca dan pelanggan, akses dalam mendapatkan informasi, penanganan resiko dalam proses co-creation product, dan keterbukaan yang dimiliki oleh pihak yang berhubungan dengan Maradeca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa value co-creation yang diterapkan oleh Maradeca sudah cukup baik, tetapi dapat dikembangkan lagi dari segi akses informasinya dimana akses tersebut dapat menghubungkan Maradeca dengan pelanggan-pelanggannya melalui sebuah forum online. Maka dari itu direkomendasikan penggunaan teknologi informasi melalui internet(sebuah website interaktif) dan aplikasi smartphone. Kata kunci : value co-creation, model the DART, Maradeca Abstract Creative economy is a concept that places creativity and knowledge as the main assets in driving the economy. Creative economy has a variety of sectors, the creative economy sector that recorded the largest contribution to the Indonesian economy is in the culinary sector, the creative economy once saved the Indonesian economy from adversity and the role was played by Small and Medium Enterprises (UKM). , there is one UKM that moves in the culinary sector, Maradeca Coffee Store, Maradeca, chaired by Evrian Kharisma, has been established since 2012, in developing its products Maradeca wants its products not only to be able to provide a value that can be enjoyed by the senses, but also to give the impression for consumers who own it. Then Maradeca applies value co-creation in the process of developing its products. The researcher will look at the product development process that took place in Maradeca, to identify the value co-creation process the researchers used the DART model, in each variable starting from the dialogue between Maradeca and customers, access to information, handling risk in the process of co-creation product, and openness that is owned by parties related to Maradeca. The results of the study show that Maradeca's value co-creation is quite good, but can be further developed in terms of information access where the access can connect Maradeca with its customers through an online forum. Therefore recommended the use of information technology through the internet (an interactive website) and the smartphone application. Keywords: value co-creation, the DART model, Maradeca.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0