Pengaruh Variabel Brand Equity Apple Terhadap Keputusan Pembelian Produk Iphone 5s Di Kalangan Mahasiswa Kampus Ict Bandung (studi Kuantitatif Pada Mahasiswa Institut Teknologi Bandung)
Abstract
Apple Inc atau yang lebih dikenal dengan Apple yang didirikan oleh Steve Jobs merupakan perusahan yang bergerak dalam bidang elektronik yang setiap tahapnya seperti perancangan, pengembangan dan penjualan barang-barang elektronik dilakukan melalui orang- orang terbaik dari perusahaannya. Dari beberapa produk dari Apple yang ingin dibahas pada penelitian ini adalah smartphone nya yang diberi nama iPhone. Tingginya kebutuhan manusia akan smartphone membuat iPhone menjadi pilihan yang diminati oleh masyarakat banyak. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh brand equity terhadap keputusan pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara simultan dan parsial antara brand equity Apple yang memiliki variabel brand awareness (kesadaran merek), brand association (asosiasi merek), brand loyalty (loyalitas merek), dan perceived quality (persepsi kualitas)dengan keputusan pembelian iPhone 5s. Teori yang digunakan adalah brand equity dari David Aaker. Sampel yang dipilih adalah Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), dan jumlah responden yang diambil sebagai sampel adalah 100 orang mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan korelasional, serta analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian yang dilakukan, menunjukan bahwa berdasarkan tanggapan responden brand equity memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan uji hipotesis diketahui bahwa brand equity berpengaruh secara simultan sebesar 195,710 yang dibandingkan dengan Ftabel (1,183), yang berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh secara simultan antara Brand Equity terhadap variable Keputusan Pembelian(Y). Kata kunci: brand equity, brand awareness, brand association, brand loyalty, perceived quality, keputusan pembelian.References
Aaker, David & Alexander L. Biel. 1993. Brand Equity of Advertising: Advertising’s Role In Building Strong Brands. United States of America: Routledge
Abdullah, Thamrin. 2012. Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada
Alkin, Douglas. 2006. Membangun Kesetiaan Merek. Yogyakarta: PT. Bentang Pustaka
Bungin, Burhan. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Hawkins. 2007. Consumer Behaviour: Building Marketing Strategy. New York: The McGraw-Hill Companiesm Inc.
Mangkunegara, Anwar. 2005. Perilaku Konsumen. Bandung: PT. Refika Aditama
Rangkuti, Freddy. 2006. Measuring Customer Satisfaction Tek nik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan plus Analisis Kasus PLN-JP. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Setiadi, Nugroho. 2003. Perilaku Konsumen. Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta: Kencana
Setiadi, Nugroho. 2010. Perilaku Konsumen: Perspektif Kontemporer Pada Motif, Tujuan, dan Keinginan Konsumen. Jakarta: Kencana
Solomon, Michael. 2013. Consumer Behaviour. Buying, Having, and Being. England: Pearson Education
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta



