Analisis Wacana Teun A. Van Dijk Pada Novel Inferno Karya Dan Brown
Abstract
Penggunaan topeng tidak jauh dari tujuan estetika, seperti sebagai objek dalam tarian tradisional atau dalam sebuah pesta dan karnaval. Namun, long beaked mask memberikan nuansa lain dari penggunaan topeng. Berangkat dari sejarahnya dalam Kematian Hitam (Black Death), salah satu sejarah kelam abad pertengahan Eropa, topeng ini kerap menjadi objek seni yang diartikan dengan kematian. Salah satu karya seni yang menggunakan long beaked mask adalah Inferno karya penulis Dan Brown. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wacana dari long beaked mask pada level teks dan mengetahui makna simbol komunikasi dari long beaked mask dalam novel Inferno.Dianalisis menggunakan analisis kontruktivis dan metodologi penelitian kualitatif dan metode analisis wacana, menggunakan analisis wacana dari Teun A. Van Dijk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan elemen-elemen dari struktur wacana Teun A. Van Dijk level teks. Struktuk makro dengan elemen tematik. Superstruktur level skematik. Struktur mikro yakni elemen semantik, sintaksis, stilistik dan retoris. Kata Kunci: long beaked mask, analisis wacana, InfernoReferences
Mulyana, Deddy. (2005). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya
Sobur, Alex. (2009). Analisis Teks Media: Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya
Badara, Aris. (2012). Analisis Wacana: Teori, Metode, dan Penerapannya pada Wacana Media. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Eriyanto. (2001). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LkiS
Downloads
Published
2016-08-01



