Produksi Siaran Berita Televisi (studi Deskriptif Pada Proses Produksi Siaran Program Berita “ada Berita Petang†Di Jak-tv)
Abstract
Program pemberitaan stasiun televisi swasta di Indonesia yang semakin berkembang pesat membuat stasiun-stasiun televisi swasta di Indonesia bersaing untuk mendapatkan perhatian masyarakat. Oleh karenanya, penyajian program acara berita harus dikemas secara professional dan semenarik mungkin, baik dari segi penyampaian berita, isi, maupun tampilan secara umum. Jak-tv misalnya, Sebagai stasiun televisi swasta lokal di Jakarta, Jak-tv menyajikan program berita dan acara yang lebih spesifik serta tajam akan masalah lokal Ibu Kota Jakarta. Salah satu program acara berita yang menjadi andalan Jaktv adalah “Ada Berita Petangâ€. Demi terciptanya program berita yang menarik dan professional, maka perlu diperhatikan langkah-langkah dalam melakukan proses produksi program berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan proses produksi berita yang dilakukan redaksi Ada Berita Petang serta mengetahui apa saja yang menjadi kendala dan pendukung dalam proses produksi berita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif untuk menganalisis objek yang diteliti. Metode deskriptif adalah metode yang hanya memaparkan situasi dan peristiwa. Hasil penelitian menunjukan bahwa program Ada Berita Petang melewati suatu proses produksi yang meliputi tahapan pra-produki, produksi, dan pasca-produksi. Pra-produksi, yakni menghimpun dan menyeleksi berita serta menentukan tim yang bertugas. Produksi, yakni menyiapkan materi, sarana, biaya, organisasi pelaksana, dan pelaksanaan produksi yang dimulai menerjemahkan lalu membuat naskah, dubbing, lalu proses editing. Sedangkan pasca-produksi dimulai dengan proses editing offline, editing online, dan mixing atau pengecekan antara gambar, naskah, dan suara sudah sesuai atau belum. Kata Kunci : Produksi Program, Berita, Televisi LokalReferences
Daftar Buku
Ardianto, Elvinaro et al. 2009. Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Bungin, Burhan. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada, 2008.
Cangara, Hafied. 2003. Pengantar Ilmu Komunikasi. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta Darwanto, S. (2007). Televisi Sebagai Media Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Djuroto, Totok. Manajemen Penerbitan Pers, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2004 Effendy, Onong Uchana. (1981). Dimensi-Dimensi Komunikasi. Bandung: PT Rosdakarya
Hidayat, Arini. Televisi dan Perkembangan Anak. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR, 1998.
Iskandar Muda, Deddy. Jurnalistik Televisi: Menjadi Reporter Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008.
McQuail, Denis. Model-Model Komunikasi. Alih Bahasa Putu Laxman Pendit. Jakarta: Uni Primas, 1985.
Morissan. (2005). Media Penyiaran : Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Jakarta : Ramdina Prakarsa.
Muis A, Komunikasi Islami, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001. Nurudin. 2004. Komunikasi Massa. Malang : CESPUR. Nurudin, Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada, 2007. Nurudin. 2013. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Sumadiria, A.S. Haris. Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature Panduan Praktis Jurnalis Profesional. Bandung: PT Simbiosa Rekatama Media, 2006.
Vivian, John. Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008.
Wahyudi J.B, 1994 , Dasar-dasar Manajemen Penyiaran, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta,Wibowo, Fred. Teknik Produksi Program Televisi. Yogyakarta: Pinus, 2007.
Yosef, Jani. To Be Journalist: Menjadi Jurnalis TV, Radio, dan Surat Kabar yang Profesional. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2009.
Daftar Website
https://www.jak-tv.com (diakses pada tanggal 16 Januari 2016, pukul 09:40 WIB)
http://www.ATVLI.com (diakses pada tanggal 12 April 2016, pukul 14.00 WIB)



