Prediksi Kebangkrutan Dengan Menggunakan Model Altman Z-score Dan Zavgren (studi Pada Perusahaan Subsektor Batubara Yang Terdaftar Di Bei Dan Mengalami Kerugian Periode 2010-2014)

Authors

Abstract

Pertambangan subsektor batubara memegang peran penting dalam roda perekonomian indonesia. Namun, dengan penurunan harga batubara yang disebabkan oleh berkurangnya ekspor, isu buruk batubara terhadap lingkungan serta kapasitas suplai dipasar yang berlebihan berimbas pada laba bersih dan pendapatan perusahaan subsektor batubara ini atau dapat dikatakan perusahaan mengalami kesulitan keuangan (finacial distress), yang dapat berakibat kebangkrutan perusahan. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui prediksi kebangkrutan berdasarkan model Altman Z-Score dan Model Zavgren dan mencari perbedaan antara keduanya serta mencari model yang paling sesuai digunakan pada sektor batubara ini. Dalam penelitian ini menggunakan sampel perusahaan yang mengalami kerugian periode 2010-2014 yang terdaftar di BEI. Dengan menggunakan metode purposive sampling dan di dapat 7 perusaaahan subsektor batubara sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil prediksi kebangkrutan pada model Altman dan Zavgren cenderung tidak stabil setiap tahunnya. Secara keseluruhan pada model Atlman terdapat 34% yang berada pada zona nonbankruptcy, 37% yang berada pada zona Gray Zone dan 29% berada pada zona bankruptcy. Sedangkan pada model Zavgren terdapat 17% yang berada pada zona sehat, 63% yang berada pada zona kritis dan 20% berada pada zona bangkrut. Kemudian terdapat perbedaan prediksi kebangkrutan model Altman Z-Score dan model Zavgren. Kesesuaian prediksi kebangkrutan model Altman Z-Score sebesar 71,42% dan ketepatan prediksi model Zavgren sebesar 57,14%. Altman Z-Score memiliki tingkat kesesuaian sebesar 71,42%. Kata kunci : Kebangkrutan, Altman Z-Score, Zavgren, Sebsektor Batubara

References

ESDM. (2015). Peranan Sektor Pertambangan Dalam Mendorong Perekonomian Nasional, [online]. http://www.esdm.go.id/berita/37-umum/601-peranan-sektor-pertambangan-dalammendorong-perekonomian-nasional.html

Sahamok. (2015). Grafik Harga Batubara, [online]. http://www.sahamok.com/grafik-hargakomoditi/batubara

Pasopati, Giras. (2016). Ekonomi China Merah, Sinyal Harga Komoditas Makin Rendah, [online]. http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20160119181142-78-105381/ekonomi-china-merahsinyal-harga-komoditas-makin-rendah/

Indonesia-investment. (2016). Pendapatan Usaha Tambang Batubara Turun Karena Harga Rendah, [online]. http://www.indonesia-investments.com/id/berita/berita-hari-ini/pendapatanusaha-tambang-batubara-turun-karena-harga-rendah/item5384 [28

Sari, Henny rachma. (2015). Penyebab harga batubara terperosok, [online]. http://www.merdeka.com/uang/inipenyebab-harga-batu-bara-terperosok.html

Nafsiah, Wuwun dan Yudho Winarto. (2016). AS dan Eropa Turut Menekan Batubara, [online]. http://investasi.kontan.co.id/news/as-dan-eropa-turut-menekan-batubara [2

Wulandari, Veronita; dkk. (2014). Analisis Perbandingan Model Altman , Springate , Ohlson , Fulmer , CAScore dan Zmijewski Dalam Memprediksi Financial Distress (Studi Empirirs pada Perusahaan Food and Beverages yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2012). JOM FEKON Volume 1 Nomor 2.

Safitri, Aprilia dan Ulil Hartono. (2014) . Uji Penerapan Model Prediksi Financial Distress Altman, Springate, Ohslon, dan Zmijewski Pada Perusahaan Sektor Keuangan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen | Volume 2 Nomor 2.

Agustina, Yeni dan Rahmawati. (2010). Kebangkrutan Perusahaan Menggunakan Model Altman Dan Zavgren Pada Perusahaan Food And Beverage. Journal The Winners volume 11 nomor 1.

Kordestani, dkk. (2011). Ability of Combinations of Cash Flow Components to Predict Financial Distress. Business:Theory and Practice 12(3), 277-285. .

Subyawarman, K.R dan John J. Wild. (2010). Analisis Laporan Keuangan Edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.

Altman, Edward and Edith Hotchkiss. (2006). Corporate Financial Distress and Bankruptcy, Third Edition. New Jersey; John Wiley & Sons, Inc.

Sujarweni, V. Wiratna. (2015). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian dan Pengembangan (cetakan pertama). Bandung : Alfabeta.

Indrawati. (2015). Metode Penelitian Manajemen dan Bisnis “Konvergensi Teknologi Komunikasi dan Informasi”. Bandung: Refika Aditama.

Siregar, Syofian. (2013). Metode penelitian kuantitatif dilengkapi dengan perbandingan perhitungan manual dan SPSS. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Downloads

Published

2016-12-01

Issue

Pages

2894 - 2904

Section

Program Studi S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)