Makna Poster Di Tanah Kami Nyawa Tak Semahal Tambang (analisis Semiotika Charles Sanders Peirce Pada Poster Kasus Pembunuhan Salim Kancil)
Abstract
Poster merupakan media penyampaian aspirasi dalam bentuk karya seni. Poster tidak hanya sebagai media untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mempengaruhi khalayak dengan bentuk visual. Poster mengandung makna dari setiap bentuk visual yang ditampilkan. Poster ini menunjukkan pembunuhan yang dialami Salim Kancil melalui gambar tubuh Salim Kancil yang tewas dengan posisi tengkurap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dari salah satu poster propaganda yaitu Di Tanah Kami Nyawa Tak Semahal Tambang.Penelitian ini menggunakan analisis Semiotika Charles Sanders Peirce untuk mengetahui makna yang terkandung dalam poster. Pemaknaan dilakukan dengan Teori Segitiga Makna Peirce yakni Tanda, Objek dan interpretant (penafsir). Tanda dilihat dari dua unsur poster yaitu Unsur Visual dan Unsur Teks, kemudian dianalisis dengan melihat objek dari aspek ikon, indeks dan simbol. Proses analisis menghasilkan makna yang didapat dari sudut pandang interpretant (penafsir). Hasil dari penelitian ini menunjukkan makna dari poster Di Tanah Kami Nyawa Tak Semahal Tambang adalah tanah Indonesia lebih menghargai tambang dibandingkan dengan nilai kemanusiaan bahkan nyawa seseorang. Kata kunci: Poster, Propaganda, Makna, SemiotikaReferences
Ardianto, Elvinaro dan Bambang Q-Anees. (2009). Filsafat Ilmu komunikasi. Simbiosa Rekatama Media. ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : 3(3)December 2016 | Page 3852 8.
Budiman, Kris. (2004). Semiotika visual. Penertbit Buku Baik.
Bungin, Burhan. (2007). Penelitian kualitatif. Kencana.
Djajasudarma, Fatimah T. (1999). Semantik 2: Pemahaman Ilmu makna. PT Refika Aditama.
Eco, Umberto. (2011). Teori semiotika. Bantul: Kreasi Wacana.
Kusrianto, Adi. (2009). Pengantar desain komunikasi visual. CV Andi Offset.
Moleong, Lexy J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif : Edisi revisi. PT Remaja Rosdakarya.
Nurudin. (2001). Komunikasi propaganda. Remaja Rosdakarya.
Petada, Mansoer. (2001). Semantik leksikal-edisi kedua. PT. Renika Cipta.
Rusmana, Dadan. (2014). Filsafat komunikasi. CV Pustaka Setia.
Rustan, Surianto. (2008). Layout dasar & penerapannya. PT Gramedia Pustaka utama.
Sobur, Alex. (2006). Semiotika komunikasi. PT Remaja Yosdakarya.



