Analisis Determinan Opini Audit Going Concern

Authors

Abstract

Ketika kinerja suatu perusahaan dalam kondisi tidak baik atau kinerjanya mengalami penurunan secara terus menerus, maka perusahaan akan berpeluang mendapatkan opini audit going concern. Pengeluaran opini audit going concern akan sangat berguna bagi para pemakai laporan keuangan untuk membuat keputusan yang tepat dalam berinvestasi. Penelitian ini menggunakan dua jenis variabel, yaitu variabel independen (audit tenure, ukuran perusahaan, opinion shopping, kepemilikan institusional) dan variabel dependen ( opini audit going concern). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh audit tenure, ukuran perusahaan, opinion shopping, kepemilikan institusional dan opini audit going concern secara parsial dan simultan. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan non keuangan yang terdaftar Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015 dengan sampel berjumlah 171 data yang diobservasi menggunakan teknik purposive sampling. Model analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan regresi logistik dengan menggunakan software SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit tenure, ukuran perusahaan, opinion shopping, kepemilikan institusional secara simultan berpengaruh terhadap opini audit going concern. Secara parsial, audit tenure dan opinion shooping berpengaruh negatif terhadap opini audit going concern, sementara itu ukuran perusahaan dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern. Berdasarkan hasil yang diperoleh, penulis memberikan saran agar perusahaan dapat terhindar dari opini audit going concern, perusahaan disarankan dapat memilih auditor yang mau mendukung perlakuan akuntansi dari manajemen serta perusahaan diharapkan dapat mengenali lebih awal tanda-tanda kebangkrutan usaha (going concern) sehingga secepat mungkin perusahaan dapat mengambil kebijakan dalam mengatasi masalah tersebut. Kata kunci:. Audit tenure, Ukuran perusahaan, Opinion Shopping, Kepemilikan Institusional, Opini Audit Going Concern

References

Arsianto, M. R., & Rahardjo, S. N. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan opini audit going concern Diponegoro journal of accounting ISSN:2337–3806.

Fauziyah. (2015). Pengaruh financial distress terhadap opini audit going concern. Cendekia Akuntansi ISSN 2338–3593.

Irfana, M. J., & Muid, D. (2012). Analisis pengaruh debt default, kualitas audit, opinion shopping dan kepemilikan perusahaan terhadap penerimaan opini audit going concern. Diponegoro Journal of Accounting Volume 1, Nomor 2.

Krissindiastuti, M., & Rasmini, N. K. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi opini audit going concern. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana Vol.14.1 ISSN:2303–1018, 451–481.

Mulyadi. (2011). Auditing. Salemba Empat ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : 4(3)Desember 2017 | Page 2590.

Nanda, F. R. (2015). Pengaruh audit tenure, disclosure, ukuran KAP, debt default, opinion shopping dan kondisi keuangan terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan yang terdaftar pada index syariah BEI. Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi 1 Vol.24 No.1.

Nurpratiwi, V., & Rahardjo, S. N. (2014). Analisis pengaruh ukuran perusahaan, struktur kepemilikan faktor komite audit, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas terhadap penerimaan opini audit going concern. Diponegoro Journal of Accounting Voulme 3, Nomor 3, 1–15. [8] (www.indonesia-investments.com).

Downloads

Published

2017-12-01

Issue

Pages

2585-2591

Section

Program Studi S1 Akuntansi