Pengaruh Profitabilitas, Dividend Payout Ratio Dan Financial Leverage Terhadap Income Smoothing

Authors

Abstract

Perataan laba merupakan tindakan manajemen dalam mengurangi tingkat laba yang fluktuasi agar dapat mencapai tingkatan laba tertentu yang diinginkan dengan cara meningkatkan atau menurunkan laba yang akan dilaporkan. Dengan memindahkan pendapatan tahun yang lebih menguntungkan ke tahun yang kurang menguntungkan. Perataan laba telah menjadi hal yang biasa bagi manajemen dalam upaya meningkatkan nilai perusahaan, namun perataan laba dapat berdampak buruk terhadap proses pengambilan keputusan dalam berinvestasi karena perusahaan dengan tingkat laba yang tidak stabil dinilai mempunyai risiko yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan dengan tingkat laba yang tidak terlalu fluktuatif. Perataan laba diukur menggunakan Indeks Eckel (1981), indeks tersebut membedakan antara perusahaan-perusahaan yang melakukan perataan laba dan yang tidak melakukan perataan laba. Indeks Eckel membandingkan koefisien variasi untuk perubahan laba bersih dalam satu periode dengan koefisien variasi untuk perubahan penjualan dalam satu periode. Jika hasilnya kurang dari 1 maka digolongkan sebagai perata dan termasuk ke dalam kategori 1, sedangkan hasil yang lebih dari 1 digolongkan bukan perata laba dan termasuk ke dalam kategori 0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu profitabilitas, dividend payout ratio dan financial leverage terhadap variabel dependen yaitu perataan laba. Hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi logistik. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam Indeks LQ45 tahun 2011-2016. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah purposive sampling yang menghasilkan 17 sampel perusahaan terpilih dalam kurun waktu 6 tahun sehingga diperoleh total sampel pada penelitian ini sebanyak 102 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan profitabilitas, dividend payout ratio dan financial leverage bersama-sama berpengaruh terhadap perataan laba. Secara parsialprofitabilitas berpengaruh dengan arah negatif terhadap perataan laba, sedangkan dividend payout ratio dan financial leverage tidak berpengaruh terhadap perataan laba. Kata Kunci: Dividend Payout Ratio, Financial leverage, Perataan Laba dan Profitabilitas.

References

Fahmi, I. (2013). Analisis laporan keuangan. Alfabeta.

Fahmi, I. (2016). Pengantar manajemen keuangan. Alfabeta.

Fitria, M., & Kurnia. (2015). Pengaruh struktur kepemilikan, ukuran perusahaan dan kualitas audit terhadap manajemen laba. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, Vol. 4 No. 6.

Haini, S. N., & Andini, P. (2014). Pengaruh return on asset (ROA), dividend payout ratio (DPR), debt to equity ratio (DER), dan kepemilikan institusional terhadap praktik perataan laba (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar pada bursa efek Indonesia periode 2009–2012). Jurnal akuntansi dan keuangan, 3(1), April 2014. ISSN: 2252 7141.

Hery. (2015). Analisis laporan keuangan. CAPS.

Hery. (2016). Analisis laporan keuangan. Grasindo.

Irawan, W. A. (2013). Analisis pengaruh kepemilikan institusional, leverage, ukuran perusahaan dan profitabilitas terhadap manajemen laba.

Kasmir. (2012). Analisis laporan keuangan. PT. Raja Grafindo Persada.

Kasmir. (2014.). Analisis laporan keuangan. Edisi Satu. Cetakan Ketujuh. PT Raja Grafindo Persada.

Noviana, S. R., & Yuyetta, E. N. (2011). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba. Jurnal Akuntansi & Auditing , Volume 8/No. 1/November 2011: 1–94.

Putri, N. D., & Yuyetta, E. N. (2013). Pengaruh struktur kepemilikan dan kualitas audit terhadap manajemen laba. Diponegoro Journal of Accounting, Volume 2. Nomor 3. Halaman 1–13 (ISSN: 2337–3806).

R.A, D. P., & Rahmanti, W. (2013). Return dan risiko saham pada perusahaan perata laba dan bukan perata laba. Jurnal Dinamika Akuntansi, 5(1), Maret 2013, pp. 55–66 (ISSN 2085–4277).

Rahmawati, D. (2012). Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap praktik perataan laba (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2007–2010).

Silviani, F. T. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI). Artikel Ilmiah Mahasiswa.

Styaningrum, N. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba (income smoothing).

Suryandari, N. N. (2012). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi income smoothing. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, Vol.11, No 3 (ISSN 1412–8683).

Syahputra, A. (2012). Hubungan praktek manajemen laba terhadap reaksi pasar atas pengumuman informasi laba perusahaan food and beverage yang terdaftar di bursa efek Indonesia.

Tampubolon, M., & Mukodim, D. (2012). Pengaruh leverage. Free Cash Flow, Dan Good Corporate Governance Terhadap Praktik Perataan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar Dan Kimia Di Bursa Efek Indonesia.

Ulya, N. (2015). Pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, financial leverage dan kualitas audit terhadap praktik manajemen laba.

Widana, I. N., & Yasa, G. W. (2013). Perataan laba serta faktor - faktor yang mempengaruhinya di bursa efek Indonesia. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 297–317. ISSN: 2302–8556.

Wulandari. (2013). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi income smoothing dan pengaruhnya terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang listed di bursa efek Indonesia periode 2008–2011.

Zuhriya, S., & Wahidahwati. (2015). Perataan laba dan faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan manufaktur di BEI. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, Vol. 4 No. 7.

Downloads

Published

2017-12-01

Issue

Pages

2654-2660

Section

Program Studi S1 Akuntansi