Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan di Telkomsel Regional Jawa Barat

Authors

Abstract

ABSTRAK Pengembangan karir diimplementasikan karena target Telkomsel yang dipaparkan Presiden komisaris yaitu Bapak Alex J Sinaga pada tahun 2017 akan melakukan optimalisasi teknologi jaringan pita lebar Long Term Evolution (LTE) pertama di Indonesia maka karyawan Telkomsel dipersiapkan untuk karir jangka panjang, agar perusahaan juga dapat mengetahui minat karir karyawan ke depan melalui program pengembangan karir sehingga karyawan dapat menghasilkan peningkatan kinerja dengan lebih baik yang akan disesuaikan dengan tingkat pendidikan, pengetahuan, keterampilan, masa kerja, dan prestasi kerja karyawan tepat dan sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi jabatan yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik pengembangan karir dan untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan di Telkomsel Regional Jawa Barat. Veriabel bebas dalam penelitian ini adalah pengembangan karir yang terdiri dari promosi (X1), pelatihan (X2), dan mutasi (X3) (Riva’I (2003:124)). Dan variabel terikatnya adalah kinerja karyawan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobablity sampling dengan metode random sampling. Responden terdiri dari 60 karyawan Telkomsel Regional Jawa barat yang terdistribusikan ke beberapa divisi diantaranya HRC (Human Resource Center), FC ( Finance Center ), CDC (Community Development Center), MSC (Maintenance Service Center), ISC (Information Sytem Center), SUC (Supply Center). Teknik analisa data menggunakan teknik analisis deskriptif dan Path Analysis. Dari hasil penelitian diketahui bahwa variabel pengembangan karir secara keseluruhan termasuk dalam kategori baik dengan nilai persentase 63.93 %. Secara simultan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara secara parsial menunjukkan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di regional jawa barat yang memiliki pengaruh sebesar 72.6 %. Kata kunci : Pengembangan Karir, Promosi, Pelatihan, Mutasi, dan Kinerja Karyawan ABSTRACT Career development is implemented because Telkomsel's target presented by President Commissioner Mr. Alex J Sinaga in 2017 will optimize the first Long Term Evolution (LTE) broadband technology in Indonesia so Telkomsel employees are prepared for long-term career, so that the company can also know career interest employees in the future through career ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.5, No.1 Maret 2018 | Page 428 development programs so that employees can produce better performance improvements that will be tailored to the level of education, knowledge, skills, employment, and employee performance appropriately and in accordance with the competencies and job qualifications required.The purpose of this study is to find out how good the career development is and to know how significant the influence of career development on employee performance at Telkomsel Regional Jawa Barat. The independent variables in this study are the career development consisting of promotion (X1), training (X2), and mutation (X3) (Riva’I (2003:124)) and the dependent variables are the employee performances. This research is a quantitative research. The sampling technique used in this research is non-probability sampling by random sampling method. The respondents consist of 60 employees of Telkomsel Regional Jawa Barat. The data analysis techniques applied in this study are descriptive analysis technique and path analysis. The results of this study show that career development variables are considered good with the percentage of 63.93 %. Simultaneously, the career development has a significant effect on employee performance, while partially it indicates that career development which has a significant effect on the performance of Telkomsel Regional Jawa Barat with a percentage of 72.6 %. Keywords: Career Development, Promotion, Training, Mutation, and Employee Performance

References

Arikunto. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. PT Rineka Cipta.

Augusty, F. (2007). Metode penelitian manajemen. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Budi, A. (2005). Analisis statistik dengan microsoft axcel & SPSS. Andi Offset.

Darmawan, D. (2013). Metode penelitian kuantitatif (cetakan pertama). PT Remaja Rosdakarya.

Dessler, G. (2010). Manajemen sumber daya manusia. PT. Indeks.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Cetakan Keempat. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gibson, J. (1994). Organisasi dan manajemen. Erlangga.

Gorda. (2004). Manajemen sumber daya manusia. Denpasar: Widya Kriya Gematama.

Hadari, N. (2006). Evaluasi dan manajemen kinerja di lingkungan perusahaan dan industri. Universitas Gajah Mada.

Hasibuan, M. (2003). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Husnan, S. (2001). Dasar-dasar teori dan analisis sekuritas. Yogyaakarta: UPP AMP YKPN.

Indrawati. (2016). Metode penelitian manajemen dan bisnis. Bandung: Refika Aditama.

Irham, F. (2010). Manajemen kinerja. Alfabet.

Jensen. (2001). Ìvalue maximization, stakeholders theory and the corporate objective functionî. Working Paper; No.01–09. Harvard Business School, PP.1–21. Dalam www.google.com/search/Working Paper/Harvard Business School. Di download pada tanggal 27 Maret 2017.

Kuncoro, S. (2002). Manajemen perbankan (teori dan aplikasi). Edisi Pertama, Yogyakarta : BPFE.

Kuncoro, & Riduwan. (2014). Cara menggunakan dan memaknai analisis jalur (path analysis). Alfabeta.

Kerlinger, F., & terjemahan oleh L.R Simatupang. (1993). Foundation of behavior research. Third Edition Yogyakarta : Gajah Mada University. KD. Telkomsel No.013/HR.00/DU-00/III/2002–2016.

Mangkunegara, A. P. (2006). Manajemen sumber daya manusia. PT. Remaja Rosda Karya.

Mathis, R. (2006). Human resource management. Edisi Kesepuluh. Salemba Empat.

Mondy, R. W. (2008). Manajemen sumber daya manusia. Penerbit Erlangga.

Narimawati, U. (2007 : 89). Riset manajemen sumber daya manusia. Agung Media.

Nazir. (2003). Metode penelitian. Salemba Empat.

Prawirosentono, S. (2008). Manajemen sumber daya manusia “kebijakan kinerja karyawan. BPFE.

Ridwan. (2009). Metode & teknik menyusun proposal penelitian. Alfabeta.

Rivai, V. (2005). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan : Dari teori ke praktik. PT. Raja grafindo Persada.

Sarjono, H. (2011). SPSS vs lisrel: Sebuah pengantar, aplikasi untuk riset. Salemba Empat.

Schuler, R. S., & Jackson, S. E. (1996). Manajemen sumber daya manusia menghadapi abad ke 21, (edisi keenam). Erlangga.

Sedarmayanti. (2007). Sumber daya manusia dan produktivitas kerja. Bandung, Penerbit Mandar Maju. ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : 5(1)Maret 2018 | Page 488.

Simamora, H. (2006). Manajemen sumber daya manusia : Yogyakarta : Stie YKPN.

Siagian, S. (2009). Kiat meningkatkan produktivitas kerja. PT Rineka Cipta.

Sudjana, N. (1997). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2006). Statistika untuk penelitian, cetakan keenam. Penerbit Alfabeta.

Sulistiyani, A. T. (2009). Manajemen sumber daya manusia. Graha Ilmu.

Sumidjo. (2005 : 20). Kepemimpinan dan motivasi. Ghalia Indonesia.

Tanjung, R. (2003 : 72). Pengembangan sumber daya manusia, diktat pada fakultas ekonomi dan manajemen. Institut Pertanian Bogor.

Umar, H. (2019). Metode penelitian untuk skripsi dan tesis bisnis. Rajawali Pers.

Utomo, W. (2007). Administrasi publik baru di Indonesia. Pustaka Pelajar.

Zainun, B. (2000). Manajemen dan motivasi. Balai Aksara.

Wahyudi, B. (2002). Manajemen sumber daya manusia. Sulita.

Downloads

Published

2018-04-01

Issue

Pages

428-503

Section

Program Studi S2 Manajemen