Analisis Faktor Motivasi Penggunaan Internet Pada Pengguna Aplikasi Musik Online
Abstract
Abstrak Motivasi seseorang ketika mengakses internet berbeda - beda. Perbedaan itu dapat dilihat dari perilaku pengguna internet yang beraneka ragam ketika menggunakan internet, salah satunya untuk mengakses musik online melalui aplikasi musik online. Melihat motivasi penggunaan internet yang berbeda- beda, hal tersebut menunjukan adanya kesenjangan atau ketidaksetaraan pada pengguna internet.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang menentukan motivasi penggunaan internet pada pengguna aplikasi musik online dan untuk mengetahui faktor yang paling dominan yang menentukan motivasi penggunaan internet pada pengguna aplikasi musik online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan tipe penelitian deskriptif analitis dan pengumpulan data melalui pengisian kuisioner terhadap 100 responden yaitu pengguna aplikasi musik online di Indonesia. Alat analisis yang digunakan dalam mengolah data menggunakan SPSS 23, dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis faktor principal component analysis.  Hasil penelitian ini menunjukan dari 8 faktor motivasi penggunaan internet terbentuk 4 faktor yaitu Relaxation, Information, Career dan Shopping yang menentukan motivasi pengguna aplikasi musik online. Kemudian faktor yang paling dominan yang menentukan motivasi pengguna aplikasi musik online yaitu faktor Relaxation. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan kepada perusahaan aplikasi musik online kedepannya agar menambahkan fitur untuk semua kalangan pengguna agar bisa mengupload dan menjual karyanya yang dapat mendorong karir pengguna saat menggunakan aplikasi musik online. Kata kunci: Motivasi, Internet, AnalisisFaktor, Aplikasi Musik OnlineReferences
Assosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2017). Hasil survey pengguna internet Indonesia tahun 2016. Jakarta : APJII.
Meodia, A. (2016). Tren musik streaming akan terus berkembang. Oktober 2017]. http://www.antaranews.com/berita/597844/tren-musik-streaming-akan-terus-berkembang[16
Van Deursen, A. J., & Van Dijk, J. A. (2013). The digital divide shifts to differences in usage. New Media Society, 1–20.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly. 13(3), 319–339. Semantics Scholar.
Oetomo, B. S. (2007). E-education: Konsep, teknologi, dan aplikasi internet pendidikan. Andi.
O’Brien, J. A. (2003). Introduction to information system: Essientials for the ebusiness enterpise. (11th edition). McGraw Hill Inc, New York.
Organization for Economic Co-Operation, & Developmnt. (2001). Understanding the digital divide. Paris, France: OECD Publication.
Van Deursen, A. A. M., & Van Dijk, J. G. M. (2015). Toward a multifaceted model of internet access for understanding digital divides: An empirical investigation: University of twente.
Indrawati. (2015). Metode penelitian manajemen dan bisnis: Konvergensi teknologi komunikasi dan informasi. PT Refika Aditama.
Satriya, A. (2014). Fenomena perkembangan teknologi informasi. September 2017]. http://www.capuraca.com/2014/10/fenomena-perkembangan-teknologi.html[27
Sugiyono. (2012). Metode penelitian bisnis kombinasi(mixed methode). Alfabeta.



