Analisis Faktor Internal Dan Eksternal Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2014

Penulis

Abstrak

Saham merupakan salah satu instrumen keuangan yang paling diminati investor sebagai sarana berinvestasi. Sebelum melakukan investasi, pemodal perlu mengetahui informasi mengenai perubahan harga saham yang dipengaruhi beberapa faktor. Terdapat faktor internal dan faktor eksternal yang dijadikan sebagai dasar pengetahuan kinerja keuangan. Analisis faktor internal perusahaan meliputi rasio keuangan, sedangkan faktor eksternal meliputi variabel – variabel makro ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan faktor eksternal perusahaan terhadap harga saham. Variabel bebas pada penelitian ini adalah Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Return On Equity, Earning Per Share, inflasi, dan tingkat suku bunga. Sedangkan variabel terikat adalah harga saham. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data laporan keuangan perusahaan. Objek pada penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010 – 2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 30 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data panel. Hasil menunjukkan bahwa Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Return On Equity, Earning Per Share, Inflasi, dan Tingkat Suku Bunga secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor pertambangan. Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Return On Equity, dan Tingkat Suku Bunga secara parsial berpengaruh signifikaan terhadap harga saham perusahaan pertambangan. Sedangkan Earning Per Share dan Inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan pertambangan. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini faktor internal seperti Currrent Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Return On Equity, serta faktor eksternal seperti tingkat suku bunga dapat dijadikan acuan penilaian harga saham baik oleh pihak manajemen dalam pengelolaan perusahaan maupun investor dalam menentukan strategi investasi agar dapat memperoleh laba.

Kata Kunci: Faktor Internal Perusahaan, Faktor Eksternal Perusahaan, Harga Saham

Referensi

Bursa Efek Indonesia. (2010). Pengantar P asar Modal. [Online] Tersedia: http://www.idx.co.id/idid/beranda/informasi/bagiinvestor/pengantarpasarmodal.aspx [ 27 Agustus 2015].

Hidayatullah, Syarif. (2010). Catatan Perekonomian Indonesia 2010. [Online] Tersedia: http://www.kompasiana.com/saripoenya/catatan-perekonomian-indonesia 2010_55005cafa33311ef6f510d52 [17 Desember 2015].

Fard, A., Omid D., Madjid S., dan Vahid A. (2012). The Relationship Between Evaluation Criteria and Economic Value Added Among Accepted Companies in Tehran Stock Exchange, European Online Journal of Natural and Social Sciences, 2(1), 86 – 90.

Daniel. (2015). Pengaruh Faktor Internal Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan LQ 45 yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, Jurnal EMBA, 3(3), 863-876.

Rakasetya, G. G., Darminto, dan M. Dzulkirom A. R. (2013). Pengaruh Faktor Mikro dan Faktor Makro Ekonomi Terhadap Harga Saham Perusahaan Mining and Mining Services yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2008 – 2011, Jurnal Administrasi Bisnis, 6(2), 1 – 12.

Meythi, Tan Kwang En, dan Linda Rusli. (2011). Pengaruh Likuiditas dan profitabilitas Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Jurnal Bisnis Manajemen dan Ekonomi, 10(2), 2671 – 2684.

Tandelilin, Eduardus. (2010). Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi, (Edisi 1). Yogyakarta: Kanisius.

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2013). Peranan Sektor Pertambangan Dalam Mendorong Perekonomian Nasional. [Online] Tersedia: http://www.esdm.go.id/berita/37-umum/601-peranan-sektorpertambangan-dalam-mendorong-perekonomian-nasional.html?tmpl=component&print=1&page= [diakses 21 Desember 2015].

Kementrian Keuangan. (2014). Kajian Evaluasi Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Mineral dan Batubara. [Online] Tersedia: http://www.kemenkeu.go.id/en/node/40991 [diakses 21 Desember 2015]. 8

Kodrat, David S. (2010). Manajemen Investasi: Pendekatan Teknikal dan Fundamental Untuk Analisis Saham, (Edisi 1). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Asri, J. D. (2011). Pengaruh Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), dan Pertumbuhan Asset Terhadap Perubahan Harga Saham, Jurnal Ekono-Insentif, 5(1), 1-7.

Gitman, L. J. dan C. J. Zutter. (2011). Principles of Managerial Finance, (13th ed.). United State: Prantice Hall.

Horne, James C. V. dan J. M. Wachowicz. (2012). Prinsip – Prinsip Manajemen Keuangan, (Edisi 13). Jakarta: Salemba Empat.

Kasmir. (2010). Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Herlianto, Didit. (2013). Manajemen Investasi Plus Jurus Mendekati Investasi Bodong. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Manurung, Adler Haymans. (2010). Ekonomi Finansial. Jakarta: PT ABEI Institute Perbanas.

Republika.co.id. (2012). 2013, Kinerja Sektor Tambang Indonesia Masih Tertekan. [Online] Tersedia: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis/12/12/10/metfqg-2013-kinerja-sektor-tambangindonesia-masih-tertekan [17 Desember 2015].

Diterbitkan

2016-04-01

Terbitan

Halaman

27-34

Bagian

Program Studi S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)