Analisis Manajemen Inovasi Industri Pariwisata: Studi Kasus Pada Biro Perjalanan Wisata Bagas Jaya
Abstrak
ABSTRAK Industri pariwisata merupakan salah satu bentuk usaha yang memiliki potensi besar dan berkembang pesat di Indonesia. Hal ini ditunjang oleh banyaknya destinasi-destinasi wisata yang terdapat di Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia juga mendukung perkembangan dari industri pariwisata tersebut. Salah satu biro perjalanan wisata yaitu biro perjalanan wisata Bagas Jaya yang didirikan sejak tahun 2015 dan merupakan cabang dari CV Bagas Jaya dalam bidang pariwisata. Biro perjalanan wisata Bagas Jaya menawarkan produk tiket pesawat murah. Dalam melakukan usaha di bidang industri pariwisata, biro perjalanan wisata Bagas Jaya ingin melakukan inovasiinovasi produk yang dihasilkan untuk kedepannya. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar variabel market orientation, inovasi produk, dan kualitas produk berpengaruh secara bersama terhadap keunggulan bersaing pada biro perjalanan wisata Bagas Jaya. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang pernah melakukan transaksi di biro perjalanan wisata Bagas Jaya. Pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan jenis random sampling dan metode analisis deskriptif serta analisis regresi linier berganda. Data pada penelitian diolah menggunakan software SPSS 23 for Windows. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa variabel market orientation dan inovasi produk berpengaruh secara signifikan terhadap terhadap keunggulan bersaing. Sedangkan untuk variabel kualitas produk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keunggulan bersaing karena produk yang ditawarkan oleh biro perjalanan wisata Bagas Jaya masih bisa ditiru dan mempunyai produk yang sama dengan produk yang ditawarkan oleh pesaingnya. Kata Kunci: market orientation, inovasi produk, kualitas produk, keunggulan bersaing ================================================================= The tourism industry is one form of business that has great potential and growing rapidly in Indonesia. This is supported by tourist attractions in Indonesia. The Government of the Republic of Indonesia also supports the development of the tourism industry. One of the travel agents is the Bagas Jaya travel agent which was established in 2015 and a branch of CV Bagas Jaya in tourism. Bagas Jaya travel agency provide cheap flight tickets products. ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.6, No.1 April 2019 | Page 147 In doing business in the tourism sector, Bagas Jaya wants to make product innovations that are produced for the future. The purpose of this research is to find out variable market orientation, product innovation, and product quality simultaneously towards the benefits in Bagas Jaya travel agents. In this study using quantitative research methods with a total sample of 100 respondents who had made transactions in the Bagas Jaya travel agents. In this study using probability sampling techniques with the type of random sampling and descriptive analysis methods also multiple linear regression. The data in the study were processed using SPSS 23 software for Windows. The results of data processing show that market orientation variables and product innovation have a significant effect on competitive advantage. Whereas the product quality variable does not significantly influence of competitive advantage because the products offered by Bagas Jaya travel agents can still be replicated and have the same products as the products offered by other competitors. Keywords: market orientation, product innovation, product quality, competitive advantageReferensi
Ariyanto, 2005, Ekonomi Pariwisata, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.
Asean.org (2017), Tourist Arrivals In ASEAN, [Online] http://asean.org/storage/2015/09/Table-28-checked.pdf [25 Maret
Biro hukum dan komunikasi publik Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (2016). Siaran Pers: Menpar Berikan Penghargaan Anugerah Indeks Daya Saing 10 Destinasi Prioritas Kepariwisataan Indonesia. http://www.kemenpar.go.id/asp/detil.asp?c=16&id=3396 [ 3 Maret
Biro Humas Presidenri.go.id. (2015). Menggerakan Ekonomi Kerakyatan Melalui Sektor Pariwisata. [Online] http://presidenri.go.id/program-prioritas-2/menggerakkan-ekonomi-rakyat-melalui-sektor-pariwisata.html [ 3 Maret 2018].
Buchari Alma, 2008. Manajemen Pemasaran Dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabeta.
Gabriela, Ladya. (2017). Peluang bisnis travel agent di Indonesia. [Online]. https://www.kompasiana.com/ladyagabriela/peluang-bisnis-travel-agent-diindonesia_58e35fa9759773de0e2fee9c [28 maret
Haryono, Tulus., dan Marniyanti, Sabar. (2017). Pengaruh Market Orientation, Inovasi Produk Dan Kualitas Produk Terhadap Kinerja Bisnis Dalam Menciptakan Keunggulan Bersaing. (Jurnal Bisnis Dan Manajemen Vol. 17, No. 2, halaman 51-68).
Humas seskab.go.id. (2017). Tahun 2017 kita genjot sektor pariwisata. [Online] http://setkab.go.id/tahun-2017-kitagenjot-sektor-pariwisata/ [3 Maret
Humas setkab.go.id. (2017). Tetapkan 10 program prioritas, pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi 5,6 persen. [Online]. http://setkab.go.id/tetapkan-10-program-prioritas-pemerintah-targetkan-pertumbuhan-ekonomi56-persen/ [26 Maret 2018].
Indrawati. (2015). Metode Penelitian Manajemen dan Bisnis Konvergensi Teknologi Komunikasi dan Informatika. Bandung: PT Refika Aditama.
Kotler dan Amstrong, 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jilid 1 dan 2. Edisi 12. Jakarta: Erlangga.
Kotler dan Amstrong. 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jilid 1 dan 2.Edisi 12. Jakarta: Erlangga.
Kotler dan Keller, 2009. Manajemen Pemasaran. Jilid I. Edisi ke 13. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Philip and Gary Armstrong, 2012. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 13. Jilid 1. Jakarta: Erlangga. Kotler, Philip dan Gary Armstrong, 2003, Dasar-dasar Pemasaran, Jilid 1, Edisi Kesembilan, Jakarta, PT. Indeks Gramedia. Kotler, Philip., dan Gary Armstrong., 2004, Dasar-Dasar Pemasaran, Edisi Kesembilan, Jilid 2, Dialihbahasakan Oleh Alexander Sindoro, Jakarta: Indeks.
Kriyantono, Rachmat, (2009). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Malang, Prenada Media Group.
M IKhsan. (2017). Infrastruktur Jadi Syarat Mutlak Kembangkan Pariwisata. [Online] https://travel.kompas.com/read/2016/09/30/230900527/infrastruktur.jadi.syarat.mutlak.kembangkan.pariwi sata [3 Maret 2018].
Meyers, Koen. (2009). Panduan Dasar Pelaksanaan Ekowisata. Jakarta
Mulyatiningsih, Endang, (2012). Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Bandung, Alfabeta. Philip Kotler, 2005, Manajemen Pemasaran, Jilid I dan II. Jakarta, PT Indeks.
Pitana, I Gde dan Surya Diarta, I Ketut (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Porter, Michale, E. 2008. Strategi Bersaing (Competitive Strategy). Tangerang, karisma publishing group.
Prakoso, Johanes. (2015). Pemerintah Tambah 47 Negara Lagi Yang Bakal Bebas Visa Ke Indonesia. [Online]. https://travel.detik.com/travel-news/d-3006803/pemerintah-tambah-47-negara-lagi-yang-bakal-bebas-visake-indonesia [25 Maret
Purnama, Iman (2015). Agen Perjalanan Berlomba Tawarkan Promo di Kompas Travel Fair 2015, Siapakah Paling Murah?. [Online]. http://www.tribunnews.com/travel/2015/08/28/agen-perjalanan-berlomba-tawarkanpromo-di-kompas-travel-fair-2015-siapa-paling-murah [25 Maret
Romana Fransiska, M.M. (2017). Mengelola objek wisata di Indonesia untuk kemajuan masyarakat [Online] http://marketplus.co.id/2017/04/mengelola-objek-wisata-di-indonesia-untuk-kemajuan-masyarakat/ [4 Maret
Sangadji, Etta Mamang & Sopiah, (2013). Perilaku Konsumen – Pendekatan Praktis Disertai Himpunan Jurnal Penelitian. Yogyakarta.
Satelitpost.com. (2017). Infrastuktur Syarat Mutlkan Kembangkan Pariwisata [Online] https://satelitpost.com/regional/infrastruktur-syarat-mutlak-kembangkan-pariwisata [3 Maret 2018].
Sekaran, Uma. (2011). Research Methods for business Edisi I and 2. Jakarta, Salemba Empat.
Setiadi, Nugrojo J,g 2010. Perilaku Konsumen. Cetakan 4. Edisi revisi, Jakarta.
Silalahi, M.A., Dr Ulber, (2015). Metode Penelitian Sosial Kuantitatif Edisi Revisi. Bandung, PT Refika aditama.
Sugiyono. (2014) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung, Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta, Bandung.
Sujarweni, V. W. (2014). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustakabarupress.
Suryani, Tatik, 2008. Perilaku Konsumen; Implikasi Pada Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Suwarno, Yogi, 2008. Inovasi di Sektor Publik. Jakarta, STIA-LANPress.
Syahab (2017). Wonderful Indonesia Pamerikan Wisata Kelas Dunia di WTM London. [Online] https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20171107173450-307-254117/wonderful-indonesia-pamerkanwisata-kelas-dunia-di-wtm-london [25 Maret
Widyaningtyas Sistaningrum, (2002), Manajemen Penjualan Produk, Yogyakarta : PT. Taristo.
Dokumen:
Undang-undang No.10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan
Pembangunan Destinasi Wisata Priorotas 2016-2019 Kementerian Pariwisata.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional



