Analisis Daya Tarik Kota Bandung Sebagai Destinasi Pariwisata Berdasarkan Memorable Tourism Experience

Penulis

Abstrak

Pengembangan aktivitas wisata di Kota Bandung mendorong peningkatan pembangunan fasilitas pendukung pariwisata, pada akhirnya hal tersebut akan mendorong perkembangan fasilitas hiburan baru, Kota Bandung memiliki citra kota untuk mengekspresikan identitasnya, adapun citra Kota Bandung banyak dikenal masyarakat dengan julukan kota “Paris Van Javaâ€. Julukan ini memeperjelas identitasnya sebagai kota wisata. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai Analisis Daya Tarik Kota Bandung sebagai Destinasi Pariwisata berdasarkan Memorable Tourism Experience, pemilihan objek penelitian disini didasarkan karena Kota Bandung adalah tempat wisata favorit di Jawa Barat. Analisis penelitian yang dimaksud terdiri dari elemen : Perceived Meaningfulness, Perceived opportunities for Encounter Authentic Local Experience, Perceived Significance, Perceived Novelty, Perceived Opportunities for Social Interaction, Perceived Local hospitality, Serendipity & Surpries, Perceived profesionalism of local guides Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik sampling insidental. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 400 responden yang merupakan wisatawan lokal yang berwisata ke Kota Bandung. Kesimpulan pada penelitian ini adalah berdasarkan hasil pengukuran karakteristik responden menurut jenis kelamin, umur, pekerjaan, pendapatan, frekuensi berkunjung ke Kota Bandung, tujuan wisata, dan frekuensi pengukuran hasil analisa pernyataan dari 8 elemen yang terdapat pada Memorable Tourism Experience. KATA KUNCI: Pariwisata, Memorable Tourism Experience, Bandung

Referensi

Ernawati, M. N. (2010). Tingkat Kesepian Desa Tihingan-Klungklung, Bali sebagai tempat wisata berbasis Masyarakat. Jurnal-Analisis-Pariwisata-. Tersedia: http-www.tourismconsumption.org. [16 November 2015]

Aprilliana, D. W. (2012). Evolusi Aktual Aktivitas Urban Tourism di Kota Bandung dan Dampaknya Terhadap Pembentukan Tempat-Tempat Rekreasi. Jurnal-Pembangunan-Wilayah & Kota-. Tersedia: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/article/download. [ 16 April 2015]

Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2012). Rencana Strategis Pariwisata berkelanjutan dan Green Jobs untuk Indonesia. Tersedia: www.ilo.org.pdf [30 Juni 2015]

Siti,F. (2015, 26, Mei). Ridwan Kamil raih penghargaan Marketeer of the Year Bandung 2015. Tribun Jabar [online], Tersedia: http://jabar.tribunnews.com/2015/05/26/ridwan-kamil-raih-penghargaanmarketeteer-of-the-year-bandung-2015. [26 November 2015]

Tri, W. (2015, 10, Februari). Bandung Kota Terfaforit Wisatawan Se-ASEAN. CNN Indonesia [online], Tersedia: www.cnnindonesia.com/.../20150210162426.../survei-bandung-kota-.[18Oktober 2015]

Octavianus, D. S. (2015, 10, Oktober). Ada Daya Tarik di Titik Kemacetan Kota Bandung. [online], Tersedia: http://jabar.metrotvnews.com/read/2015/10/10/178882/ada-daya-tarik-di-titik-kemacetan-kotabandung. [15 Oktober 2015]

Brighton, H. Getrude, K. Kumbirai, M. Dan Taonga, N. (2014). Exploring the Determinants of Memorable Tourism Experience in the boating sector A case of kariba, Zimbabwe. Journal-of-Hospitality-Tourism-. Tersedia: http://www.researchjournali.com/view.php?id=1245. [24 September 2015]

Diterbitkan

2016-08-01

Terbitan

Halaman

1243-1249

Bagian

Program Studi S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)