Pengaruh Sistem Remunerasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kota Bandung
Abstrak
Sumber Daya Manusia (SDM) umumnya sebagai “sumber daya pemacu produktivitas†dalam menangkap persaingan dalam era globalisasi, sementara bagi organisasi, sumber daya manusia sebagai penggerak aktivitas organisasi dalam menjalani visi misi organisasi untuk mencapai tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Sistem Remunerasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung, dan diharapkan sistem remunerasi dapat meningkatkan kinerja pegawai. Dalam menganalisis Pengaruh Sistem Remunerasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung penulis menggunakan metode penelitian regresi linear sederhana dan analisis data bersifat kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dan kausal. Metode pengumpulan data dilakukan melalui data primer dan data sekunder dan dengan cara menyebar kuesioner kepada 82 orang responden yang merupakan pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung, teknik analisis data dan pengujian hipotesis menggunakan analisis deskriptif, Method of Succesive Interval, Analisis regresi linear sederhana dan uji asumsi klasik. pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20 for windows. Berdasarkan Hasil Pengolahan data dapat diketahui bahwa residual berdistribusi normal dan variabel bebas memiliki hubungan dengan residualnya atau terbebas dari heteroskedastisitas. Berdasarkan pengujian hipotesis, pada uji t keputusan yang didapatkan adalah Ho ditolak atau dengan kata lain sistem remunerasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja Pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung. Dari hasil penelitian ini diharapkan pada sistem remunerasi untuk besarnya tunjangan lebih disesuaikan lagi dengan posisi jabatan agar sesuai dengan harapan pegawai. Dan untuk kinerja perlu adanya peningkatan dari ketepatan waktu pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan. Oleh karena itu untuk meningkatkan kinerja agar pegawai mampu bekerja tepat waktu, perusahaan diharapkan menerapkan sanksi dan penghargaan yang tegas. Kata Kunci: Sistem Remunerasi, Kinerja, Sumber Daya ManusiaReferensi
Bangun, Wilson. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga
Boedianto, Sugeng. (2012). Pengaruh Pemberian Remunerasi terhadap Kinerja Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Anak Blitar. Jurnal Ilmu Manajemen Revitalisasi Vol. 1 No. 3.
Darmawan, Deni. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung. (2013). Rencana Strategis 2013 – 2018. Bandung: DBMP Kota Bandung
Dharma, Agus. (2003). Manajemen Supervisi: Petunjuk Bagi Para Supervisor. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Hasibuan, Malayu SP. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara
Jusmaliani. (2011). Pengelolaan Sumber Daya Insani. Jakarta: Bumi Aksara
Kementerian Agama. (2014). Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Era Globalisasi. [online] http://bdkpalembang.kemenag.go.id/pengembangan-sumber-daya-manusia-dalam-era-globalisasi/ [11 september 2015]
Mangkunegara, Anwar Prabu. (2009). Manajemen Sumber Daya manusia. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Marwansyah. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Kedua. Bandung: Alfabeta
Pora, de Antonio. (2011). Remunerasi – kompensasi & Benefit. Jakarta: Rana Pustaka
Sanusi, Anwar. (2011). Metodologi Penelitian Bisnis. Jakarta: Salemba Empat
Sentono, Prawiro. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia Kebijakan Kinerja karyawan Edisi 1. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
Siagian, P. Sondang. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara
Suwatno dan Priansa, Donni Juni. (2011). Manajemen SDM dalam Organisasi publik dan bisnis. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta



