Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar/kurs (usd/idr), Dan Indeks Nikkei 225 Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesia

Penulis

Abstrak

Penelitian ini meneliti tentang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dengan variabel bebas inflasi, nilai tukar/kurs (USD/IDR), dan Indeks Nikkei 225. Periode sampel penelitian ini pada tahun 2011, 2012, 2013, 2014, dan 2015. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu laporan tahunan Bank Indonesia, laporan tahunan Bursa Efek Indonesia, dan website bloomberg. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkanbahwa secara simultan variabel inflasi, nilai tukar/kurs (USD/IDR), dan Indeks Nikkei 225 berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun, secara parsial hanya inflasi dan Indeks Nikkei 225 yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedangkan nilai tukar/kurs (USD/IDR) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kata Kunci : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Inflasi, Nilai Tukar/Kurs (USD/IDR), Indeks Nikkei 225

Referensi

Hariyani, Iswi dan Purnomo, Soerfianto Dibyo. (2010). Buku Pintar Hukum Bisnis Pasar Modal. Jakarta: Transmedia Pustaka.

Latumaerissa, Julius R. (2015). Perekonomian Indonesia dan Dinamika Ekonomi Global. Jakarta: Mitra Wacana Medika

Y usup, Setyadi. (2012). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Produk Domestik Bruto, dan Harga Minyak Dunia Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia Periode 2004-2011. Skripsi pada Universitas Negeri Yogyakarta: tidak diterbitkan.

Salvatore, Dominick. (2014). Ekonomi Internasional (Edisi 9). Jakarta: Salemba Empat.

Hadi, Nor. (2015). Pasar Modal (Edisi 2). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Surbakti, Karo. (2013). Pengaruh Suku Bunga SBI, Nilai Kurs, dan Tingkat Inflasi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. ISSN 1693-6760.

Albab, Ahmad Ulil. (2015). Pengaruh Indeks Nikkei 225, Dow Jones Industrial Average, BI Rate, dan Kurs Dollar Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG): Studi Kasus pada IHSG Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya.

Ady, Sri Utami. (2015). Manajemen Psikologi dalam Investasi Saham. Yogyakarta: Andi Offset.

Sunariyah, Irda. (2012). Pengaruh Earnings Per Share (EPS), Economic Value Added (EVA), dan Market Value Added (MVA) Terhadap Perubahan Harga Saham Periode 2009-2011. Skripsi pada Institut Manajemen Telkom: tidak diterbitkan.

Darmadji, Tjiptono dan Hendy M. Fakhruddin. (2011). Pasar Modal di Indonesia (Edisi3). Jakarta: Salemba Empat.

Widoatmojo, Sawadji. (2015). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Produk Domestik Bruto, dan Harga Minyak Dunia Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia Periode 2004-2011. Skripsi pada Universitas Negeri Yogyakarta: tidak diterbitkan.

Nopirin. (2011). Ekonomi Moneter Buku II. Yogyakarta: BPFE.

Sukirno, Sadono. (2013). Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Astuti, Ria dkk. (2013). Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga (SBI), Nilai Tukar (Kurs) Rupiah, Inflasi, dan Indeks Bursa Internasional Terhadap IHSG (Studi pada IHSG di BEI Periode 2008-2012). Diponegoro Journal of Social and Politic of Science.

Samsul, Muhammad. (2008). Pasar Modal dan Manajemen Portofolio. Jakarta: Erlangga.

Diterbitkan

2016-08-01

Terbitan

Halaman

1641-1648

Bagian

Program Studi S1 Akuntansi