Pengaruh Rotasi Kantor Akuntan Publik, Audit Tenur, Dan Ukuran Kantor Akuntan Publik Terhadap Kualitas Audit (studi Kasus Pada Perusahaan Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2014) (terbit Di Widyatama)
Abstrak
Kualitas audit adalah suatu tingkat keyakinan yang dapat diberikan atau ukuran baik atau buruknya mutu dari suatu proses pemeriksaan yang sistematis yang diukur menggunakan total akrual. Total akrual merupakan cara untuk mengukur tingkat manajemen laba yang dilakukan oleh perusahaan. Melalui penelitian ini akan dilakukan pengukuran rotasi kantor akuntan publik, audit tenur, dan ukuran kantor akuntan publik terhadap kualitas audit yang dinilai menggunakan total akrual perusahaan yang terdaftar Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008- 2014. Tenik pemilihan menggunakan purposive sampling dan diperoleh 9 perusahaan dengan jangka waktu 7 tahun sehingga didapat 63 sampel. Model analisis data dalam penelitiian ini adalah data panel dengan menggunakan software Eviews 9.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rotasi kantor akuntan publik, audit tenur, dan ukuran kantor akuntan publik tidak berpengaruh terhadap kualitas audit baik secara parsial maupun simultan. Hal ini dikarenakan banyaknya perusahaan yang tidak melakukan pergantian auditor maupun kantor akuntan publik. Bagi penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah tahun penelitian dan menambah variabel independen yang diprediksi dapat mempengaruhi kualitas audit, seperti fee audit yang dapat berpengaruh terhadap tingkat independensi seorang auditor. Bagi investor disarankan untuk memperhatikan pergantian kantor akuntan publik dan auditor untuk mempertimbangkan tingkat independensi seorang auditor dan kantor akuntan publik. Kata kunci: Kualitas Audit, Rotasi Kantor Akuntan Publik, Audit Tenur, Ukuran Kantor Akuntan Publik.Referensi
Al-Tuneibat, Ali Abedalqader. (2011). Do Audit Tenure and Firm Size Contribute to Audit Quality?. Jordan: University of Jordan.
Arens, Alvin A., Randal J. Elder, Mark S. Beasley. (2008). Auditing dan Jasa Assurance. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Challen, Auliffi E. (2011). Pengaruh Kualitas Audit Akuntansi Publik Terhadap Manajemen Laba dan Nilai Perusahaan: Tesis Magister Akuntansi Universitas Indonesia.
Giri, Efraim Ferdinan. (2010). Pengaruh Tenur Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Reputasi KAP Terhadap Kualitas Audit: Kasus Rotasi Wajib Auditor di Indonesia. Universitas Jendral Soedirman.Purwokerto: Simposium Nasional Akuntansi XII Purwokerto 2010.
Hartadi, Bambang. (2009). Pengaruh Fee Audit, Rotasi KAP, dan Reputasi Auditor Terhadap Kualitaas Audit di Bursa fek Indonesia: ISSSN 1411-0393.
Junius. (2012). Pengaruh Ukuran KAP, Spesialisasi, Audit Capacity Stress, dan PPL terhadap Manajemen Laba Akrual dan Manipulasi Aktivitas Riil: Fakutas Ekonomi Universitas Indonesia.
Kementrian Keuangan. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.01/2008, Tentang Jasa akuntan publik.
Maureen, L., Mackenzie, Stuart L. Rosenberg. (2009). Emerging Business Theories for Educators and Practicioner. NewYork: Cambridge Scholars Publishing 1443806366, 9781443806367.
Rosadi, Dedi. (2012). Ekonometrika & Analisis Runtun Waktu Terapan dengan EViews. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Sarwoko, Imam. (2014). Pengaruh Ukuran Kantor Akuntan Publik, Masa Perikatan audit, Spesialisasi auditor, dan Independensi auditor, Terhadap Kualitas Audit, dan Implikasinya pada Reputasi Kantor Akuntan Publik. Disertasi Universitas Padjadjaran Bandung: tidak diterbitkan.
Situmorang, M. Paulus. (2008). Pengantar Pasar Modal. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media.
Sulistyanto, Sri. (2013). Manajemen Laba. Jakarta: Grasindo.



