Komunikasi Interpersonal Antara Istri Dan Suami Dalam Menghadapi Hubungan Jarak Jauh
Abstrak
Hubungan Jarak Jauh menjadi salah satu faktor permasalahan yang muncul dalam pernikahan karena tuntutan dan menjadi sebuah tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Hal ini, dapat merenggangkan hubungan pernikahan dan membuat komunikasi tidak efektif. Komunikasi Interpersonal yang efektif menjadi sebuah aspek penting yang harus diperhatikan dalam hubungan jarak jauh. Komunikasi Interpersonal antara Istri dan Suami dalam Menghadapi Hubungan jarak jauh, penulis memfokuskan kepada istri dan suami yang mengalami hubungan jarak jauh di perumahan Citra Gran Cibubur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan paradigma deskriptif interpretatif yang dapat menyampaikan, memberi makna sosial dengan menjabarkan permasalahan bertujuan untuk menjelaskan fenomena penelitian. Pada penelitian ini, peneliti mendapatkan hasil bahwa hambatan yang terjadi pada pasangan suami istri hubungan jarak jauh adalah adanya sensitivitas dan miskomunikasi, Kemudian untuk media komunikasi yang dilakukan bagi pasangan suami istri jarak jauh secara langsung melalui media sosial dan komunikasi non-verbal dengan mengirimkan foto/video dan mengontrol pasangan dengan sharelock. Namun, setiap informan memiliki strategi yang berbeda-beda untuk mengatasi pernikahannya untuk dapat membangun keefektifan hubungan komunikasi interpersonal dan pengurangan ketidakpastian bagi satu sama lainnya, walaupun harus dipisahkan oleh jarak fisik dan waktu yang dibutuhkan adalah effort karena setiap pasangan harus saling bergantung.
Kata Kunci-komunikasi interpersonal, hubungan jarak jauh, pasangan istri suami
Referensi
Asghar, A., Joybari, K., Dehkordi, M. A. A., & Pashang, S. H. (2016). The effect of marital satisfaction in mothers
on anxiety of adolescent girls. World Scientific News, 54, 87–97. Retrieved from World Scientific News
database.
DeVito, J. A. (1989). The Interpersonal Communication Book. New York: Harper and Row Publishers.
Febriani, N. W., & Iqbal, F. (2015). Strategi Pengurangan Ketidakpastian Dalam Sistem Komunikasi Interpersonal.
(Studi Fenomenologi pada Peserta On The Job Training Program Ke Jepang dari PT. Hitachi Construction
Machinery. Komunikasi PROFETIK, 8(2), 65–79. Retrieved from Journal UIN Sunan Kalijaga database.
Liliweri, A. (2015). Komunikasi Antar Personal. Jakarta: Kencana
Masruroh, D. A. (2020). Komunikasi Interpersonal Pasangan Suami Istri Dalam Mempertahankan Hubungan
Pernikahan Jarak Jauh (Long Distance Marriage)(Studi Kasus Di Desa Singgahan Kecamatan Pulung
Kabupaten Ponorogo). Undergraduate Thesis, IAIN Ponorogo.
Norman, M. B. (2000). Love and Intimate Relationship: Journey of the Heart. Philadelphia: Brunner/Mazel.
Rachmawati, D., & Mastuti, E. (2013). Perbedaan Tingkat Kepuasan Perkawinan Ditinjau Dari Tingkat Penyesuaian
Perkawinan Pada Istri Brigif 1 Marinir TNI - AL yang Menjalani Long Distance Marriage. Jurnal Psikologi
Pendidikan Dan Perkembangan, 02(01), 1–8. Retrieved from Journal Unair database.
Rakhmat, J. (1996). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ruliana, P., & Lestari, P. (2019). Teori Komunikasi. Depok: PT RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
West, R., & Turner, L. H. (2008). Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi Edisi 3. Jakarta: Salemba
Humanika.
Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Grasindo.



