Co-Creation Untuk Mewujudkan Inovasi Berkelanjutan Di Bidang Pariwisata Studi Kasus : Floating Market Lembang

Penulis

Abstrak

Sektor pariwisata Indonesia menjadi penyumbang ekonomi ketiga terbesar pada 2018. Namun, pandemi Covid-19 pada tahun 2020 menyebabkan penurunan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara. Pasca-pandemi, industri pariwisata mulai pulih, seiring dengan perubahan preferensi wisatawan yang mencari pengalaman otentik dan memperhatikan pariwisata berkelanjutan berbasis alam. Floating Market Lembang berhasil bertahan dan menunjukkan peningkatan kunjungan setelah pandemi. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi Umkm yang berperan dalam menjaga ketahanan destinasi. Namun, Umkm seringkali kesulitan dalam berinovasi dalam mempertahankan nilai budaya maupun keberlanjutan usahanya. Oleh karena itu, kolaborasi antara Umkm, wisatawan, dan pengelola Floating Market menjadi esensial untuk mendorong inovasi berkelanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Floating Market Lembang dapat berinovasi secara berkelanjutan dan menciptakan nilai yang berdampak pada aspek ekonomi,sosial dan budaya melalui kolaborasi Mengadopsi lima faktor dari Maziliauske (2024) local sourcing, education, resource synergies, inclusion, dan quality of life. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan studi kasus di Floating Market Lembang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, dianalisis menggunakan metode gioia untuk memahami fenomena secara mendalam dan subjektif, dengan paradigma interpretatif dan waktu penelitian cross-sectional. Kata Kunci: Co-Creation, Inovasi Keberlanjutan, Pariwisata Berkelanjutan

Referensi

Ahmad, F., & Moh, F. (2023). Analisis pemberdayaan ekonomi masyarakat objek wisata floating market lembang. Ekonomi Syariah, 5(2), 150–168.

Alamanda, D., Anggadwita, G., Rexhepi, G., & Ramdhani, A. (2021). Garut value co-creator: fostering the growth of SMEs in Garut to attract more customers. European J. of International Management, 16, 364. https://doi.org/10.1504/EJIM.2021.117520

Aldianto, L., Wirawan, C., Anggadwita, G., & Rizqi, V. N. (2020). Integrated clustering of creative industries to foster innovation: Bandung’s creative industries. International Journal of Entrepreneurial Venturing, 12(4), 420–438. https://doi.org/10.1504/IJEV.2020.109542

Andriani, L., Ramelan, M. R., & Fihartini, Y. (2021). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perilaku Konsumsi Pariwisata: Studi Empiris Pada Wisatawan Domestik Indonesia. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 17(3), 116–134. https://doi.org/10.23960/jbm.v17i3.245

Hatammimi, J., & Amiranti, T. D. (2023). Value Co-Creation : An Exploratory Study of Sagala Multi-Brand Virtual Kitchen.

9, 61–67.

Badan Pusat Statistik Indonesia / BPS. (2023). Pemulihan Pariwisata Domestik Indonesia 2022. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2023/05/02/2041/pemulihan-pariwisata-domestik-indonesia-2022-.html

Bocken, N. M. P., Short, S. W., Rana, P., & Evans, S. (2014). A literature and practice review to develop sustainable business model archetypes. Journal of Cleaner Production, 65, 42–56. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2013.11.039

Creswell, J., & Creswell, J. D. (2018). Research Design Qualitative, quantitative, and Mixed Methods Approaches.

Gameliel, A., Tangkudung, D., Zenas Rante, J., Pakpahan, M., Putri, A., Puteri, A., Pribadi, D., Gosita, D. R., Rustandi, J.,

Januar, J., Ghalib, K., Farieanna, R., Purnawirawati, S., Setiawan, S., & Bassuni, W. (2024). Inovasi Bisnis Pariwisata

Indonesia Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 657–667.

Gioia, D. A., Corley, K. G., & Hamilton, A. L. (2013). Seeking Qualitative Rigor in Inductive Research: Notes on the Gioia Methodology. Organizational Research Methods, 16(1), 15–31. https://doi.org/10.1177/1094428112452151

Julika, V. I., Salsabilla, L. P., & Sumarni, Y. (2024). DI KAWASAN WISATA PANTAI PANJANG BENGKULU ANALYSIS OF THE DEVELOPMENT OF MICRO SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES ( MSMES ) IN THE LONG BEACH TOURIST AREA BENGKULU. 3(6), 650–655. https://doi.org/10.58184/mestaka.v3i6.522

Kania, I., Anggadwita, G., & Alamanda, D. T. (2021). A new approach to stimulate rural entrepreneurship through villageowned enterprises in Indonesia. Journal of Enterprising Communities, 15(3), 432–450. https://doi.org/10.1108/JEC-07- 2020-0137

Kemenparekraf. (2024). Outlook Pariwisata: Melihat Tren Pariwisata Ke Depan Menurut Para Ahli. https://www.kemenparekraf.go.id/ragam-pariwisata/outlook-pariwisata-melihat-tren-pariwisata-ke-depan-menurutpara-ahli

Maziliauske, E. (2024). Innovation for sustainability through co-creation by small and medium-sized tourism enterprises(SMEs): Socio-cultural sustainability benefits to rural destinations. Tourism Management Perspectives, 50(January

2023). https://doi.org/10.1016/j.tmp.2023.101201

Nisa, P. C., & Tantri Yanuar Rahmat Syah. (2024). A SYSTEMATIC REVIEW OF STRENGTHENING UMKM IN THE DIGITAL ERA : VALUE CO-CREATION AS A SOLUTION TO IMPROVE COMPETITIVENESS AND CUSTOMER WELFARE A SYSTEMATIC REVIEW MEMPERKUAT UMKM DI ERA DIGITAL : VALUE COCREATION SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SA. Economics, Business and Accounting, 7, 373–385.

Noor, A. A., & Pratiwi, D. R. (2016). Konsep Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kampung Buyut Cipageran ( Kabuci ) Kota Cimahi. 7th Industrial Research, Workshop, and National Seminar., 178–183.

Penulis, T., Dyah Pramanik, P., Ningsih, S., Agus Sutiarso, M., Ketut Sekarti, N., Gede Putra Nugraha, I., Fitri Yanto, A.,

Bairizki, A., Nuriya Santi, I., Ridwan, M., Irwansyah, R., Herny Susanti, P., & Susanty, S. (2021). PROMOSI PARIWISATA DAERAH. www.penerbitwidina.com

Prahalad, C. K., & Ramaswamy, V. (2004). Co‐creating unique value with customers. Strategy & Leadership, 32(3), 4–9. https://doi.org/10.1108/10878570410699249

Pudjowati, J., Tri wahyuni, S., Pudjiastuti, N., Lailiyatul Inayah, N., Bhayangkara Surabaya, U., & Teknologi Dan Bisnis

Ahmad Dahlan lamongan, I. (2023). Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (Umkm) Kreatif Asesoris “Cantik” Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Usaha Semasa Pandemi Pada Event Jatim Fair. Communnity Development Journal, 4(2), 2519–2524. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/14638%0Ahttp://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/download/14638/11350

Rahayuningsih, T., Budihard, A. M., & Asraf. (2024). Strategi Co-Creation dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM: Perspektif Pelaku Usaha dan Konsumen. Sosial Dan Humaniora, 4(1).

Rahmayani, I. I. S., Ningrum, S., & Sukarno, D. (2021). Indikator Perencanaan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. In Jurnal Administrasi Negara (Vol. 12, Issue 2).

Sarfiah, S., Atmaja, H., & Verawati, D. (2019). UMKM Sebagai Pilar Membangun Ekonomi Bangsa. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 4(2), 1–189. https://doi.org/10.31002/rep.v4i2.1952

Sebrina, N., & Masdupi, E. (2024). Model Bisnis Berkelanjutan dan Isu Strategi Pengembangan Model Bisnis Berkelanjutan pada UKM : Tinjauan Literatur Sistematis. 8(2), 1536–1554. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v8i2.1914

Sulistyanto, A., Mujab, S., & Harahap, H. (2022). Jurnal Pariwisata Pesona. Jurnal Pariwisata Pesona, 7(1), 1.

UNWTO. (2005). Guide Book Sustanaible Tourism For Development. https://www.unwto.org/EU-guidebook-on-sustainabletourism-for-development

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01

Terbitan

Halaman

5303 - 5309

Bagian

Prodi S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)