Pendidikan Kewirausahaan Dalam Peningkatan Minat Berwirausaha: Studi Pada Siswa Smkn 1 Purwakarta
Abstrak
Pendidikan kewirausahaan memiliki peranan strategis dalam menyiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja saja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri. Tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK menunjukkan bahwa kesiapan berwirausaha siswa masih perlu ditingkatkan. Kondisi tersebut menuntut adanya pendidikan kewirausahaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mampu menumbuhkan minat, sikap, dan keterampilan wirausaha secara nyata. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang mengkaji pelaksanaan pendidikan kewirausahaan dan kontribusinya terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di SMKN 1 Purwakarta, menganalisis tingkat minat berwirausaha siswa, menguji pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa, serta mengidentifikasi strategi yang tepat untuk meningkatkan minat berwirausaha siswa secara berkelanjutan.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan kausal. Populasi penelitian terdiri atas 719 siswa kelas XI SMKN 1 Purwakarta, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di SMKN 1 Purwakarta berada pada kategori sangat baik dengan nilai 89%, ditunjukkan oleh keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan kegiatan praktik kewirausahaan, kompetensi guru, serta dukungan sarana dan prasarana. Minat berwirausaha siswa berada pada kategori baik hingga sangat baik, meskipun beberapa aspek keterampilan wirausaha masih perlu ditingkatkan. Hasil analisis kausalitas menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif, yang ditunjukkan dengan nilai t hitung = 5,840 lebih besar daripada nilai t tabel = 1,660 dan signifikan, yang ditunjukkan dengan nilai sig= 0,000, terhadap minat berwirausaha siswa, dengan kontribusi sebesar 25,6%. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berperan penting dalam membentuk minat berwirausaha siswa, namun perlu diimbangi dengan penguatan pengalaman praktik, keterampilan teknis, kepemimpinan, dan pemahaman pasar. Oleh karena itu, sekolah disarankan memperluas program praktik dan pendampingan, pemerintah memperkuat kebijakan pendukung pembelajaran kewirausahaan, serta peneliti selanjutnya mengkaji faktor eksternal lain yang memengaruhi minat berwirausaha siswa. Kata Kunci: Pendidikan kewirausahaan, minat berwirausaha, SMK
Referensi
Asfar, A. M. I. T., Asfar, A. M. I. q. A., Hasryningsih A., & Kurnia, A. (2020). Landasan pendidikan: Hakikat dan tujuan pendidikan (Foundation of Education: Essence and Educational Objectives). https://doi.org/10.13140/RG.2.2.22158.10566
Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia Februari-Agustus 2024. Badan Pusat Statistik. Badan Pusat Statistik Kabupaten Purwakarta. (2023). Keadaan ketenagakerjaan Kabupaten Purwakarta 2023.BPS Kabupaten Purwakarta. https://purwakartakab.bps.go.id
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2022). Tingkat pengangguran terbuka Agustus 2022-2024 di Jawa Barat. BPS Provinsi Jawa Barat.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2024). Rilis data tingkat pengangguran menurut pendidikan Agustus 2024. BPS Provinsi Jawa Barat.
Fayolle, A. (2021). Entrepreneurship Education in Europe: Trends and Challenges. OECD LEED Programme.Universities, innovation and entrepreneurship: good practice workshop.
GoodStats Data. (2024, 30 September). Tingkat pengangguran Indonesia tertinggi di ASEAN. https://data.goodstats.id/statistic/tingkat-pengangguran-indonesia-tertinggi-di-asean-IrvnKHandoyo, W. (2022). Pengaruh pendidikan kewirausahaan, empati dan dukungan sosial terhadap intensi berwirausaha sosial mahasiswa. Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024, 6 September). Program Wirausaha Merdeka Tahun 2024 Resmi Dibuka. https://kemdiktisaintek.go.id/kabar-dikti/programwirausaha-merdeka-tahun-2024-resmi-dibuka/
Kuratko, D. F. (1997). Entrepreneurship. International Encyclopaedia of Business and Management. London: Routledge Publishers, p.168–176.
Musyadar, A., & Gumilar, I. (2022). Konsep dan Proses Kewirausahaan. Pustaka. Ut. Ac. Id.
Neves, S., & Brito, C. (2020). Academic Entrepreneurship Intentions: A Systematic Literature Review. Journal of Management Development., Vol: 39 No. 5, pp. 645-704.
Okta, E., & Retno, M. (2020). Pengaruh motivasi dan lingkungan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. JBME (Jurnal Bisnis Manajemen & Ekonomi), 294–303.
Prilovia, H. & Iskandar, I. (2018). Minat Wirausaha Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNSWAGATI Cirebon. JurnalEdunomic, 6(2), 57-64.



