Dialektika Komunikasi Interpersonal Dinas Sosial dalam Penanganan Gelandangan dan Pengemis di Lombok Timur

Penulis

Abstrak

Fenomena meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis di Kabupaten Lombok Timur menunjukkan bahwa upaya penanggulangan oleh pemerintah daerah belum sepenuhnya efektif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola komunikasi interpersonal antara petugas Dinas Sosial dengan gelandangan dan pengemis serta menganalisis ketegangan yang muncul dalam interaksi tersebut. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman komunikasi para pelaku secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Relational Dialectic Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi berkembang melalui empat tahap, yaitu perkenalan, pembentukan kepercayaan, pembinaan, dan penolakan. Dalam setiap tahap muncul ketegangan antara tuntutan pekerjaan dengan rasa kemanusiaan, serta antara aturan dengan realitas di lapangan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penanganan masalah sosial sangat bergantung pada kemampuan komunikasi yang bersifat empatik dan humanis, yang mampu mengubah perbedaan menjadi kepercayaan dan mendorong terjadinya perubahan sosial yang lebih konstruktif. Kata Kunci: Dialektika Relasional, Dinas Sosial, Gelandangan dan Pengemis, Komunikasi Interpersonal

Referensi

Cresswell, J. W. & C. J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Fifth Edit). SAGE Publications.

Effendi, R. (2020). Revolusi Ilmiah Thomas Kuhn: Perubahan Paradigma Dan Implikasi Dalam Bangunan Ilmu

Keislaman. Majalah Ilmu Pengetahuan Dan Pemikiran Keagamaan Tajdid, 23(1), 47–61. https://doi.org/10.15548/tajdid.v23i1.1693

Fadri, Z. (2019). Upaya Penanggulangan Gelandangan Dan Pengemis Kesejahteraan Sosial ( Pmks ) Di Yogyakarta.

KOMUNITAS Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(1), 1–19.

Fitri, I. A. (2019). PENANGGULANGAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI INDONESIA (Analisis

Program Desaku Menanti di Kota Malang, Kota Padang dan Jeneponto). Share : Social Work Journal, 9(1), 1. https://doi.org/10.24198/share.v9i1.19652

Gore, M. S. (1958). Society and the Beggar. Sociological Bulletin, 7(1), 23–48. https://doi.org/10.1177/0038022919580102

Haryono, C. G. (2020). Ragam Metode Penelitian Kualitatif Komunikasi (Vol. 11, Issue 1). CV Jejak, anggota

IKAPI.

Idza, A. A. (2023). Gelandangan Dan Pengemis Dalam Konteks Ketenteraman Dan Ketertiban Umum. Jurnal

Tatapamong, 5(September), 145–161. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v5i2.3859

Jailani, Syahran, Jeka, & Firdaus. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.

Maryatun, Raharjo Tri Santoso, & Taftazani Muhammad Budi. (2022). Upaya Penanganan Permasalahan Gelandangan Dan Pengemis. Kesejahteraan Sosial, 8(1), 47–62.

Maulana, A. (2021). Peran Dinas Sosial Dalam Penanganan Masalah Gelandangan Dan Pengemis Di Kabupaten Jember (Vol. 1, Issue 1).

Maulani, G., Wachyudi, K., Java, W., Tri, N., Saptadi, S., Atma, U., Makassar, J., & Tandirerung, V. A. (2024). Komunikasi Pendidikan ( Januari , 2024 ) (Issue January).

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi Data Dalam

Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272

Nusanto, B. (2017). Handling Programs of Homeless and Beggar) in Jember District. Jurnal Politico, 17(2), 339– 360.

Pahleviannur et al. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif (Issue Maret). CV. Pradina Pustaka Grup.

Prawiyogi, A. G., Sadiah, T. L., Purwanugraha, A., & Elisa, P. N. (2021). Penggunaan Media Big Book untuk Menumbuhkan Minat Membaca di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(1), 446–452. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.787

Rahmadi, A., Yolanda, M., & Sandy, D. (2021). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETETIBAN UMUM DI KOTA

PROBOLINGGO (STUDI PEMBERDAYAAN PENGAMEN DAN PENGEMIS). JIANA: Jurnal Ilmu

Administrasi Negara, 19(3), 40–48. https://doi.org/https://doi.org/10.46730/jiana.v19i3.8006

Safrudin, R., Zulfamanna, Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Journal Of Social Science Research, 3(2), 1–15.

Sarmiati, E. R. R. (2019). Komunikasi Interpersonal Elva Ronaning Roem Sarmiati Cv . Irdh.

Scharp & Thomas, L. J. (2022). Attribution Theory: Finding Good Cause in the Search for Theory. In Engaging Theories in Interpersonal Communication: Multiple Perspectives, 3rd Edition.

Sinurat, R. P. P. (2023). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kemiskinan Sebagai Upaya Penanggulangan Kemiskinan Di Indonesia. Jurnal Registratie, 5(2), 87–103. https://doi.org/10.33701/jurnalregistratie.v5i2.3554

Soyomukti, N. (2012). PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI (Kedua). AR-RUZZ MEDIA.

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF, DAN R&D. ALFABETA.

Suhanti. (2018). Keterampilan Komunikasi Mahasiswa UM. Pola Komunikasi Interperaonal, 66(0906121470), 83.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01

Terbitan

Halaman

5593 - 5600

Bagian

Prodi S1 Hubungan Masyarakat